Suara.com - Polisi berencana kembali memanggil mantan Walikota Depok Nur Mahmudi Ismail terkait kasus dugaan korupsi dalam proyek pelebaran Jalan Nangka, Tapos, Depok, Jawa Barat tahun 2015.
"Kalau seandainya pemeriksaan kan kita minta keterangan. Kalau keterangan seandainya cukup ya sudah. Kalau keterangan kurang ya kita mintai lagi," kata Kasat Reskrim Polreta Depok Kompol Bintoro kepada Suara.com melalui sambungan telepon, Jumat (27/4/2018).
Polisi sebelumnya memeriksa Nur Mahmudi Ismail pada Kamis (19/4/2018). Dalam kasus dugaan korupsi ini, status hukum politisi PKS itu masih sebagai saksi.
Namun, Bintoro tak mau menjelaskan materi pemeriksaan yang telah dijalani Nur. Bintoro beralasan hal itu sudah masuk ke ranah penyelidikan.
"Saya nggak bisa jelaskan itu sudah masuk materi ya," katanya.
Dalam penyelidikan kasus ini, polisi masih menunggu hasil pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP) DKI Jakarta yang dilibatkan untuk menghitung kerugian negara terkait kasus tersebut.
"Masih diproses (penghitungan kerugian negara). Nanti kita buka semua kalau sudah," ujarnya.
Terkait kasus dugaan korupsi jalan tersebut, polisi telah memeriksa sebanyak 30 saksi. Namun, sejauh ini belum ada penetapan tersangka dalam kasus tersebut.
Baca Juga: Diangkat Jadi Dirut Bulog, Ini Sepak Terjang Buwas
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga