Suara.com - Sekelompok relawan petahana meresmikan Rumah Jokowi di Jalan Penataran No 5, Pengangsaan, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (29/4/2018) sore. Rumah Jokowi ini merupakan posko relawan pro Joko Widodo yang memiliki ikon Gerakan Kebaikan.
Peresmian Rumah Jokowi ini dimeriahkan dengan hiburan musik dan makan nasi angkringan gratis. Sejumlah relawan ramai menghadiri peresmian RJ ini.
Ketua Pengelola Rumah Jokowi, Yongki Yonakta mengaku bahwa Rumah Jokowi itu merupakan inisiatif relawan sendiri. Mereka pun mendirikan RJ tanpa berkoordinasi dengan Jokowi.
"Kami belum bertemu dan berkoordinasi dengan Bapak Jokowi. Kami inisiatif sendiri, dan kami saweran para relawan," kata Yongki.
Dia menuturkan, RJ diresmikan sebagai gerakan untuk mendukung Jokowi agar kembali memimpin Indonesi untuk yang kedua. Gerekan mereka salah satunya adalah mensosialisasikan program-program Jokowi yang dianggap telah sukses.
"Sekarang masuk tahun politik, sudah saatnya kami pendukung Jokowi mulai mensukseskan Pilpres. Tetapi yang utama sebelum Pilpres adalah kami harus bantu Jokowi dalam menyukseskan program-programnya," ujar dia.
"Rumah Jokowi dibuat untuk membantu dan melengkapi apa yang sedang dikerjakan oleh Bapak Jokowi".
Mereka mengaku memiliki tiga program dalam gerakan kebaikan, pertama kebaikan sosial. Kedua, kebaikan daya saing dan ketiga kebaikan industri.
"Bapak Jokowi sering kali mengatakan, bahwa daya saing kita sebagai bangsa harus ditingkatkan," kata dia.
Baca Juga: Pendukung Jokowi: #2019GantiPresiden Nggak Punya Gagasan
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
Misteri Hilangnya Pebisnis Berakhir Horor, Polisi Temukan Jasad dalam Perut Buaya Raksasa
-
Singapura Wacanakan Hukuman Cambuk untuk Siswa Pelaku Perundungan, Tuai Pro dan Kontra
-
KPK: ASN Cilacap Sampai Harus Ngutang demi Setor Uang Rp10 Juta ke Bupati Syamsul Auliya
-
Ekonomi Dunia Terancam 'Kiamat', Donald Trump Mulai Keder Hadapi Ketangguhan Iran di Selat Hormuz
-
Sidang Perdana Korupsi Bea Cukai: Bos Blueray Cargo John Field Hadapi Pembacaan Dakwaan
-
Mendagri: Program Tiga Juta Rumah Wujud Kepedulian Presiden kepada "Rakyat Kecil"
-
Mendagri: Program 3 Juta Rumah Percepat Akses Hunian Layak bagi Masyarakat Kurang Mampu
-
Polisi Buru Kiai Ashari! Tersangka Cabul Santri Ponpes Pati Bakal Dijemput Paksa Jika Mangkir
-
Sedia Payung dan Jas, BMKG Ingatkan Jakarta Potensi Hujan Sore Ini!
-
'Takut Diamuk Massa': Alasan Klasik di Balik Tabrak Lari, Mengapa Jalanan Kita Begitu Beringas?