Suara.com - Kepolisian Korps Brigade Mobil (Brimob) merangsek masuk ke dalam kampus Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga, Sleman, Yogyakarta mencari pelaku pembakaran sebuah pos polisi di dekat kampus itu. Brimob masuk lewat gerbang utama kampus dengan menggunkan puluhan motor.
Kapolres Sleman, AKBP Muchamad Firman Lukmanul Hakim menjelaskan sampai kini polisi belum mengidentifikasi pelaku. Sebab pembakaran sangat cepat dan saat kejadian massa demo buruh menyebar dan berlarian. Polisi baru mengetahui adanya api di pos dekat pertigaan kampus UIN.
"Sebelum ada pembakaran itu, ada konsentrasi masa di pertigaan. Para Kapolsek sudah bernegosiasi, tapi nggak bisa," kata Firman di Yogyakarta, Selasa (1/5/2018).
Setelah itu terjadi dorong-dorongan antara polisi dan buruh. Sekitar pukul 17.00 WIB terlihat api menyala di pos polisi itu.
"Yang terjadi, masyarakat yang berkonsentrasi makin bringas, semakin anarkis. Maka diperlukan pengamanan," kata dia.
Berita Terkait
-
Sebuah Pos Polisi di Yogyakarta Dibakar Saat Demo Buruh
-
Spanduk Tolak Jokowi dan #2019GantiPresiden Terbentang di May Day
-
Menaker Janji Teruskan Tuntutan 5 Maklumat Pekerja ke Jokowi
-
Barisan Orkes Militan Kobarkan Lagu Perlawanan di May Day Bandung
-
Drum Band FSPMI dan Dangdut Menggoyang Demo Buruh di Depan Istana
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
Mendagri Tegaskan Realisasi Program Perumahan Rakyat Akan Dorong Kemajuan Daerah
-
Hakim Siap Jemput Bola! Andrie Yunus Absen Sidang Demi Operasi Cangkok Kulit Akibat Air Keras
-
Misteri Hilangnya Pebisnis Berakhir Horor, Polisi Temukan Jasad dalam Perut Buaya Raksasa
-
Singapura Wacanakan Hukuman Cambuk untuk Siswa Pelaku Perundungan, Tuai Pro dan Kontra
-
KPK: ASN Cilacap Sampai Harus Ngutang demi Setor Uang Rp10 Juta ke Bupati Syamsul Auliya
-
Ekonomi Dunia Terancam 'Kiamat', Donald Trump Mulai Keder Hadapi Ketangguhan Iran di Selat Hormuz
-
Sidang Perdana Korupsi Bea Cukai: Bos Blueray Cargo John Field Hadapi Pembacaan Dakwaan
-
Mendagri: Program Tiga Juta Rumah Wujud Kepedulian Presiden kepada "Rakyat Kecil"
-
Mendagri: Program 3 Juta Rumah Percepat Akses Hunian Layak bagi Masyarakat Kurang Mampu
-
Polisi Buru Kiai Ashari! Tersangka Cabul Santri Ponpes Pati Bakal Dijemput Paksa Jika Mangkir