Suara.com - FSPASI (Federasi Serikat Pekerja Aneka Sektor Indonesia) membentangkan spanduk bertuliskan 'Kami Pastikan Tidak Pilih Jokowi' saat unjuk rasa di depan kawasan Istana Mereka, Jakarta, Selasa (1/5/2018). Selain itu spanduk #2019GantiPresiden juga ada di demo itu.
Selain tulisan tersebut, adapun tulisan 'Sejak Anda Jadi Presiden, Kami Buruh Makin Sengsara'. Tulisan dalam spanduk tersebut mewakili aspirasi dari kelompok buruh FSPASI yang menolak Presiden Joko Widodo kembali terpilih di Pemilihan Presiden 2019.
"Jokowi fasis! Jokowi Fasis! Jokowi Fasis!" teriak salah satu orator dari FSPASI.
Selain itu, terdapat spanduk dari salah satu peserta buruh FSPASI membawa poster yang berisikan tulisan #2019GantiPresiden.
Di luar itu, massa buruh dari berbagai serikat buruh di Indonesia pun meneriakan hal yang serupa. Kebanyakan dari mereka meneriakan kekecewaannya terhadap pemerintahan yang dipimpin oleh Jokowi.
Ratusan buruh masih memadati kawasan Istana Merdeka, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat. Buruh yang berasal dari beberapa serikat buruh tersebut silih berganti menyampaikan orasinya seraya membentangkan bendera serta spanduk-spanduk berisikan tuntutan.
Pada unjuk rasa buruh kali ini mereka masih menuntut penghapusan outsourcing, kenaikan upah layak serta menuntut Pemerintah untuk menghentikan kiriman Tenaga Kerja Asing (TKA) dari Cina.
Berita Terkait
-
Menaker Janji Teruskan Tuntutan 5 Maklumat Pekerja ke Jokowi
-
Barisan Orkes Militan Kobarkan Lagu Perlawanan di May Day Bandung
-
Temui Buruh di Istora Senayan, Prabowo Diteriaki Ganti Presiden
-
Drum Band FSPMI dan Dangdut Menggoyang Demo Buruh di Depan Istana
-
Begini Jadinya saat Sosok Dilan Jadi Ikon di Demo Buruh
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Misteri Formasi Tak Lazim Drone Iran, Kesaksian Pilot F-15 Bikin Geger
-
Wacana Ekspor Satu Pintu Dinilai Berpotensi Perkuat Posisi Indonesia di Tengah Persaingan Global
-
Warga Sipiongot Senang Karena Jalan Diaspal Setelah Puluhan Tahun
-
Skandal Korupsi Kuota Haji: KPK Cecar Eks Dirjen PHU Hilman Latief Soal Modus Bagi-bagi 50 Persen
-
Masuk RS Polri Gegara Sakit Saluran Pencernaan! Penahanan Gus Yaqut Dibantarkan
-
Eks Plt Direktur PU Ditahan! Terima Suap BUMN dan Rekayasa Proyek Fiktif Rp16 Miliar
-
3 Tahun dalam Penyiksaan: Bagaimana Penyekapan YTR Bisa Luput dari Pantauan Sekitar?
-
Sasaran Turis Bali! 18 Kg Ganja Asal Amerika-Rusia Diselundupkan Lewat Trik Kompartemen Koper
-
Ditanya Nyesal Ikut Pilpres 2024, Anies Balik Tanya Publik: NyeseI Tak Memilih Saya?
-
Usut Dalang Pembagian Kuota Haji 50:50, Eks Dirjen PHU Kemenag Dicecar KPK