Suara.com - Puluhan rumah di Jalan Karees Kulon, Kosambi, Kota Bandung, Jawa Barat, hangus terbakar, Kamis (3/5/2018).
"Kurang lebih ada sekitar 30 unit rumah yang terbakar," kata Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana Kota Bandung Ferdi Linggaswara, seperti diberitakan Antara.
Selain menghanguskan puluhan rumah, seorang balita berusia lima tahun yang terjebak dalam kobaran api, tewas.
"Korban kebakaran berusia lima tahun atas nama Surya," tuturnya.
Ferdi mengatakan, proses pencarian Surya memakan waktu sekitar tiga jam. Bahkan, petugas menerjunkan anjing pelacak dari tim Inafis Polrestabes Bandung untuk mencari korban.
Menurutnya, proses evakuasi korban cukup sulit. Pasalnya, posisi korban tertimbun material kebakaran. Setelah sekian lama melakukan pencarian, korban akhirnya ditemukan di reruntuhan dekat kamar mandi.
"Dia ditemukan di kamar mandi, mungkin dia mencari air, mencari perlindungan di antara reruntuhan," jelasnya.
Petugas akan terus melakukan penyisiran area yang terbakar untuk memastikan tak ada korban tambahan. Para petugas juga turut membantu warga untuk menyelamatkan harta benda yang masih bisa digunakan.
"Sebagian petugas masih akan di lapangan, membantu warga terdampak mencari harta bendanya yang tidak terbakar," terangnya.
Baca Juga: Lengkapi Jalur Selatan, Mitsubishi Fuso Tambah Diler Baru
Berdasarkan data sementara, sekitar 30 rumah yang dihuni 43 kepala keluarga ludes dilalap si Jago Merah. Hingga kekinian, pihaknya belum bisa memastikan kerugian akibat insiden tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Telin Perluas Jejak Ekosistem Digital Global Melalui Empat Kemitraan Strategis di BATIC 2026
-
Cinta Terlarang Berujung Teror: Karyawan SPPG di Tuban Peras Istri Orang Pakai Video Intim
-
Harga Emas Antam Anjlok Rp48.000, Kini Rp2,67 Juta per Gram
-
Desain Tak Lagi Milik Profesional, IM3 Buka AI dan Adobe Express untuk 15 Ribu Kreator hingga UMKM
-
Ruang Kelas Ambruk: Siswa SDN 3 Wonorejo Belajar di Bawah Tenda Darurat
-
Menhut Raja Juni Sebut Karhutla di Riau Terus Mengecil
-
Serum Viva Warna Biru untuk Apa? Ini Manfaat, Harga, dan Review Pengguna
-
Jangan Asal Buka Kiriman Misterius! Review Paket Santet: Petaka Belanja Online Mistik yang Kejam
-
Iran Siapkan Jalur Baru Selat Hormuz, Pembukaan Kembali Bergantung pada Komitmen AS
-
Kabut Asap Karhutla: Kualitas Udara 6 Daerah di Riau pada Level Tidak Sehat