Suara.com - Sejumlah titik lalu lintas di sekitaran Pondok Indah sampai Permata Hijau macet parah karena imbas aksi bakar ban di perempatan lampu lalu lintas Kostrad. Di sana terjadi kerusuhan penggusuran beberapa rumah di Komplek Kostrad.
Pantauan Suara.com di media sosial Twitter, macet dari arah Permata Hijau di mulai dari Patal Senayan kawasan Jalan Panjang Jakarta Barat sampai underpass Permata Hijau. Kendaraan yang ingin mengarah ke Senayan atau pun Cipulir stuck di underpass velbak, Kebayoran Lama.
Sementara untuk kendaraan dari arah Lebak Bulus ke Pondok Indah sudah mulai stuck dari bundaran Pondok Indah dan akan berhenti tak bergerak di kolong mal Pondok Indah.
Kemacetan juga terjadi di kawasan Radio Dalam menuju Pondok Indah.
Sampai kini jalan di sekitaran perempatan Kostrad masih ditutup. Sementara ban yang dibakar massa antipenggusuran sudah dipadamkan.
Aksi massa ini adalah buntut dari digelarnya eksekusi pengosongan rumah oleh Kodam Jaya yang berlokasi di komplek Tanah Kusir, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Eksekusi ini sedianya memang akan dilakukan pada pukul 6 pagi ini.
Sebelumnya warga Perumahan Tanah Kusir RW 08/Khusus, Kelurahan Kebayoran Lama Selatan, Kecamatan Kebayoran Lama ini terlebih dahulu melaporkan ke Komnas HAM untuk meminta penundaan pengosongan atau penertiban rumah yang dihuni oleh warga Perumahan Tanah Kusir RW 08/Khusus tersebut hingga adanya putusan hukum yang berkekuatan hukum.
Baca Juga: Warga Sipil Tewas, Kostrad Investigasi Tenggelamnya Tank M-113
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Tak Berhenti di 13 Orang! Polisi Beri Sinyal Tersangka Baru di Kasus Daycare Little Aresha
-
Cari Keadilan, Arief Pramuhanto Bakal Ajukan PK ke Mahkamah Agung
-
Penertiban Aset GBK, Marinus Gea Minta Pemerintah Buktikan Manfaatnya Bagi Negara
-
KPK Serahkan Rp153,6 Miliar Hasil Rampasan Korupsi Eks Dirut Taspen
-
Demo Mahasiswa di Patung Kuda Memanas, Orator Teriak Minta Massa dan Polisi Mundur
-
Kawal Sidang Nikita Mirzani, Rieke Diah Pitaloka Cium Aroma 'Paket Kilat' Putusan Kasasi MA
-
Safari Politik DPR untuk Revisi UU Pemilu Bergulir, Putusan MK dan Ambang Batas Disorot
-
Siap-siap! KPK akan Lelang Barang Mewah Eks Wamenaker Noel, Ada Ducati Hingga Mobil BAIC
-
DPR Usul Motor Listrik Korupsi BGN Dihibahkan ke Guru Honorer: Biar Jadi Gesture Positif
-
Temuan SPPG Fiktif MBG di Hutan hingga Pemakaman, DPR Minta Usut Tuntas