Suara.com - Kecelakaan beruntun yang melibatkan tiga mobil dan satu speeda motor terjadi di jalan terowongan Metro Pondok Indah, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Sabtu (3/3/2018) dini hari sekitar pukul 01.55 WIB.
Akibat kecelakaan tersebut, satu orang tewas di lokasi kejadian. Korban tewas berinisial BD (37), yakni pengendara sepeda motor merek Yamaha Jupiter bernomor polisi B 6492 KGO.
Sementara rekan yang diboncengi BD harus menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Pondok Indah, Jakarta Selatan.
Kapolres Metro Jakarta Selatan Komisaris Besar Mardiaz Kusin Dwihananto menjelaskan, kecelakaan itu berawal ketika mobil jenis Toyota Camry bernopol B 1395 SAG, yang dikemudikan Airlangga Dinendra Sofjan melaju dari arah Metro Pondok Indah.
Sesampainya di jalan terowongan Pondok Indah, mobil menabrak pembatas jalan dan masuk ke jalur yang berlawanan.
"Itu karena kurang hati-hati sehingga menabrak pembatas jalan dan menyebrang dijalur yang berlawanan, serta menabrak kendaraan jenis Toyota Innova B 2998 SKJ. Mobil Toyota itu dikemudikan Ristanto," ujar Mardiaz melalui keterangan tertulis, Sabtu (3/3/2018)
Kemudian, kendaraan yang dikemudikan Airlangga juga menabrak sepeda motor yang dikemudikan BD, Sehingga sepeda motor juga di tabrak oleh mobil dari arah berlawanan.
"Tabrakan terjadi lagi Toyota Innova B 1765 ZKO yang dikemudikan Catur Yuli yang melaju dari arah yang berlawanan sehingga terjadi kecelakaan beruntun," kata Mardiaz.
Satuan Lalu Lintas Polres Jakarta Selatan masih mendalami penyebab kecelakaan tersebut, dengan melakukan olah tempat kejadian perkara dan memeriksa saksi-saksi.
Baca Juga: Partai Gerindra: Publik Tak Mau Jokowi Kembali Jadi Presiden
Airlangga, pengemudi mobil Toyota Camry yang menyebabkan kecelakaan beruntun, masih menjalani perawatan di RS Pondok Indah.
"Dia mengalami luka sobek di dagu. Setelah pulih, kami akan langsung memeriksanya,” tuturnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Sasaran Turis Bali! 18 Kg Ganja Asal Amerika-Rusia Diselundupkan Lewat Trik Kompartemen Koper
-
Ditanya Nyesal Ikut Pilpres 2024, Anies Balik Tanya Publik: NyeseI Tak Memilih Saya?
-
Usut Dalang Pembagian Kuota Haji 50:50, Eks Dirjen PHU Kemenag Dicecar KPK
-
Clara Shinta Ogah Damai dengan Mantan Suami, Proses Hukum Jalan Terus
-
Wacana Penderita TBC Jadi Penerima MBG Ditolak DPR, Dinilai Berpotensi Sebarkan Penyakit
-
Bukan Copet, Transjakarta Ungkap Fakta Penumpang Ngamuk di Koridor 5 yang Viral
-
DPR Ungkap Dana Transfer Daerah 2027 Disunat Rp300 Triliun, Gaji PPPK Terancam Macet
-
Sejarah Baru! Rakyat Bisa Pilih Sendiri Logo HUT ke-81 RI, Prabowo Siapkan Hadiah Undangan ke Istana
-
Kemensos Gandeng TNI, 1.000 Taruna Akmil Siap Bina Siswa Sekolah Rakyat
-
LPSK Siap Lindungi Korban Lain Taufik Hidayat: Jangan Takut, Segera Lapor!