Suara.com - Rabu (9/5/2018) ini terjadi aksi pembakaran ban dan pemblokiran jalan di Jl. Sultan Iskandar Muda seberang Komplek Kostrad, Jaksel.
Aksi ini terjadi sekitar sejak menjelang pukul 6 pagi hari tadi. Twitter resmi Polda Metro memberitakan terjadinya aksi massa membakar ban di lokasi traffic light Kostrad Jaksel dari warga yang tidak terima penertiban.
Terjadi dua titik pembakaran ban, yakni di Komplek Kostrad Tanah Kusir dan di Pondok Indah. Akibat aksi massa tersebut, beberapa ruas jalan dari Pondok indah dan Ciputat terpaksa ditutup.
Aksi massa ini adalah buntut dari digelarnya eksekusi pengosongan rumah oleh Kodam Jaya yang berlokasi di komplek Tanah Kusir, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Eksekusi ini sedianya memang akan dilakukan pada pukul 6 pagi ini.
Sebelumnya warga Perumahan Tanah Kusir RW 08/Khusus, Kelurahan Kebayoran Lama Selatan, Kecamatan Kebayoran Lama ini terlebih dahulu melaporkan ke Komnas HAM untuk meminta penundaan pengosongan atau penertiban rumah yang dihuni oleh warga Perumahan Tanah Kusir RW 08/Khusus tersebut hingga adanya putusan hukum yang berkekuatan hukum.
Sampai berita ini ditulis, TMC Polda Metro menginformasikan pengaturan traffic light Kostrad serta lalu lintas arah Pondok Indah masih cenderung padat.
Berita Terkait
-
Ketum TMI Klaim Program MBG Bikin Anak Sekolah Lebih Percaya Diri, Bentuk Satgas Awasi SPPG
-
Dua Kubu Massa Berhadapan di Patung Kuda, Saling Adu Argumen soal Program MBG
-
KPF: Eskalasi Demo Agustus Dipicu Kematian Affan Kurniawan yang Tak Segera Ditangani Polisi
-
Kapuspen TNI: Pembubaran Massa di Aceh Persuasif dan Sesuai Hukum
-
30 Tahun Jadi TPS, Lahan Tiba-tiba Diklaim Pribadi, Warga Pondok Kelapa 'Ngamuk' Robohkan Pagar
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Clara Shinta Ogah Damai dengan Mantan Suami, Proses Hukum Jalan Terus
-
Wacana Penderita TBC Jadi Penerima MBG Ditolak DPR, Dinilai Berpotensi Sebarkan Penyakit
-
Bukan Copet, Transjakarta Ungkap Fakta Penumpang Ngamuk di Koridor 5 yang Viral
-
DPR Ungkap Dana Transfer Daerah 2027 Disunat Rp300 Triliun, Gaji PPPK Terancam Macet
-
Sejarah Baru! Rakyat Bisa Pilih Sendiri Logo HUT ke-81 RI, Prabowo Siapkan Hadiah Undangan ke Istana
-
Kemensos Gandeng TNI, 1.000 Taruna Akmil Siap Bina Siswa Sekolah Rakyat
-
LPSK Siap Lindungi Korban Lain Taufik Hidayat: Jangan Takut, Segera Lapor!
-
Terpilih dari 600 Pendaftar, 9 Siswa Indonesia Lanjut Kuliah ke Jepang dengan Beasiswa Penuh
-
Ada Upaya 'Jurang Pemisah' Prabowo-Gibran? Gerindra Buka Suara Soal Isu Suap BEM UBK
-
Tak Berhenti di 13 Orang! Polisi Beri Sinyal Tersangka Baru di Kasus Daycare Little Aresha