Suara.com - Ketua Umum DPP PKB, Muhaimin Iskandar menilai tak ada satupun sosok di Indonesia yang akan mengikuti jejak kemenangan Mahathir bin Mohamad di Pemilu Malaysia 2018, dalam melawan Calon Perdana Menteri Petahana, Najib Razak.
Menurut lelaki yang kerap dipanggil Cak Imin itu, sosok sekelas Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto pun tidak akan mampu mengalahkan Presiden Joko Widodo pada Pilpres 2019 mendatang. Kata dia, Prabowo hanya akan menang jika berpasangan dengan dirinya.
"Mahathirnya di Indonesia nggak ada, siapa? SBY (Susilo Bambang Yudhoyono) bukan oposisi. Mahathir kan oposisi. Prabowo? Prabowo hanya menang kalau sama saya," kata Cak Imin di Gedung MPR, Jakarta, Jumat (11/5/2018).
Cak Imin mengaku bahwa namanya juga masuk dalam 13 daftar nama yang akan mendampingi Prabowo dalam Pilpres 2019. Namun, dia telah memutuskan untuk menjadi Cawapres buat Jokowi.
"Dan bukan hanya itu, hasil survei Prabowo itu menang kalau dengan saya. Tapi saya sudah putuskan JOIN (Jokowi-Muhaimin)," ujar Cak Imin.
Ia memiliki keyakinan akan dipilih Jokowi sebagai cawapes. Bahkan, ia menantang para jurnalis taruhan jika pada akhirnya Jokowi menentukan pilihan.
"Taruhan hayo, berapa? Ayo taruhan, ayo berapa taruh di meja," kata Cak Imin lagi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
Cengkeraman Iran di Selat Hormuz Makin Kuat saat Ada Blokade AS, Kenapa?
-
Blokade Selat Hormuz AS Paksa 6 Kapal Tanker Iran Putar Balik di Teluk Oman
-
Respons Arogansi AS, Iran Siapkan Metode Pertempuran Mematikan
-
Media Eropa-Asia: Jika Pesawat Perang AS Bebas di Udara Indonesia akan Ubah Peta Kekuatan Regional
-
Menaker: Pemanfaatan AI Tertinggal, Kemnaker Perkuat Kompetensi Pekerja
-
BPOM Bantah Isu Penolakan Industri di Balik Aturan Label SehatTidak Sehat pada Makanan
-
Usai dari Rusia, Prabowo Temui Macron di Paris: Bahas Alutsista hingga Energi Bersih
-
Militer AS 18 Kali Langgar Wilayah RI Tanpa Maaf, Kini Berpotensi 'Terbang Seenaknya'
-
Pastikan Santunan Bagi Ahli Waris PHL, BPJS Ketenagakerjaan Tegaskan Negara Hadir Lindungi Pekerja
-
Surat Kemlu Bocor: Izin 'Terbang Bebas' Militer AS Berisiko Jadikan Indonesia 'Medan Perang'