Suara.com - AT (39), warga Jalan Dwikora II, Kelurahan Demang Lebar Daun, Kecamatan Ilir Barat I, Palembang, Sumatera Selatan, terpaksa berurusan dengan pihak berwajib.
Berawal dari keisengannya memotret foto anggota Brimob tengah berpatroli di salah satu SPBU di kawasan Jalan Demang Lebar Daun, Kecamatan Ilir Barat 1 Palembang, Rabu (16/5/2018), AT diperiksa sejumlah anggota brimob.
Saat di lokasi, AT mengeluarkan ponsel untuk memotret foto para petugas. Melihat aksi AT itu, anggota Brimob langsung mendekatinya dan menggeledah.
Personel Brimob menyita tiga unit ponsel, borgol, 6 kartu ATM, kertas bukti setoran bank, uang Rp 285 ribu, kartu Starbucks, pengisi daya, dan uang mainan pecahan Rp 50 ribu.
Selain itu, polisi juga menyita sebilah pisau, STNK, perangkat pengisi daya, dan jam analog serta foto ukuran 3x4.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Sumsel Kombes Slamet Widodo membenarkan adanya penangkapan pengojek online Gojek.
Menurutnya, penangkapan itu tak ada kaitannya dengan aksi teroris.
"Setelah diperiksa, sama sekali tidak ada kaitan dengan teroris. Pisau itu, untuk memotong pisang," kata Slamet saat dikonfirmasi.
Kekinian, AT telah dibawa ke Polsek Ilir Timur 1 Palembang, karena kedapatan membawa sajam.
Baca Juga: Celana Cingkrang Tidak Identik dengan Teroris
“Sekarang diserahkan ke polsek karena membawa pisau dan dikenakan Undang-Undang darurat," jelas Slamet.
Kapolsek Ilir Timur 1 Palembang Komisaris Masoni juga membenarkan adanya pemeriksaan tersebut.
"Ini hanya kriminal murni tidak ada kaitannya dengan teroris," pungkasnya. [Andhiko Tungga Alam]
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 Pilihan Sepatu Running Lokal Rp100 Ribuan, Murah tapi Kualitas Bukan Kaleng-Kaleng
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Mencerahkan Wajah, Cukup 3 Langkah Praktis Murah Meriah!
Pilihan
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
Terkini
-
Titah Kaesang Pangarep di Papua Barat: Jangan Biarkan Pembangunan Infrastruktur Terhenti
-
Hormati Pertemuan PGI - HKBP dan Jusuf Kalla, GAMKI Ajak Publik Hindari Polarisasi
-
Dosen UI: Tantangan Literasi Bencana Ada pada Aksi, Bukan Sekadar Informasi
-
Geruduk Kementerian Diktisaintek, BEM SI Teriakan Tiga Dosa Perguruan Tinggi
-
Prabowo Panggil Mendiktisaintek, Kampus Diminta Jadi Mitra Pemda Atasi Masalah Daerah
-
Ribka Haluk: Keselarasan Kebijakan Pusat - Daerah Kunci Sukses PSN Pantura Jawa
-
Telisik Penyebab Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur, Polisi Periksa Dinas PU Hingga Sopir Green SM
-
Kapal Perang AS Terjang Iran di Selat Hormuz dengan Dalih "Project Freedom"
-
Polisi Ciduk Pelaku Penusukan Terhadap Ibu di Pondok Aren Tangsel, Motif Masih Dalam Penyelidikan
-
Ade Armando, Abu Janda, dan Grace Natalie Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Video Ceramah JK