Suara.com - Kepala Korps Lalu Lintas Mabes Polri, Inspektur Jenderal Royke Lumowa, memantau persiapan jalur tol yang mengarah ke Brebes Timur (Brexit), tepatnya di exit tol Gandulan atau Tol Pemalang yang pengerjaannya kini sudah mencapai 99 persen.
Menurut Royke, tol tran Jawa kini telah tersambung hingga ke exit tol Pemalang, sehingga dapat dioperasikan. Meski begitu, kemungkinan akan tetap ada titik kemacetan yang terjadi di exit tol Pemalang tersebut.
"Ini nanti titik disini (exit tol Pemalang) krusial, yang kini kami pikirkan adalah kepadatan terjadi di sini, khususnya yang menuju arah ke Semarang," ujar Royke.
Royke mengatakan, di gerbang exit tol Pemalang nantinya akan ada dua pintu yang sudah diprediksi bakal cukup krusial. Pertama, gerbang exit tol Pemalang yang mengarah ke jalur arteri. Kedua adalah pintu tol akhir yang lanjut ke arah Semarang.
“Untuk di exit tol Pemalang arah arteri, mungkin tidak begitu padat, ya. Tapi, kalau di pintu tol terakhir, karena ada gate pembayaran, mungkin akan ada antrian. Karena ini masih fungsional, ya, membayar di akhir yang arah ke Semarang," kata Royke
Maka itu, Royke telah mengintrusikan jajarannya untuk mengantisipasi dengan menyiapkan beberapa rekayasa lalu lintas. Salah satunya, dengan mengarahkan kendaraan untuk keluar di pintu keluar tol sebelum exit Brebes Timur, yakni jalur exit Kaligangsa.
"Kami atur dengan koordinasi. Misalnya padat, panjang, berarti ada beberapa yang akan kami alirkan ke Tegal Kota sebelum sampai Pemalang, atau Ujungrusi. Ada beberapa yang kami alirkan dan keluarkan ke Brexit, atau mungkin Pejagan,” ujar Royke
Untuk diketahui, jalur penghubung Brexit menuju tol Pemalang ini terbentang sepanjang 43 kilometer. Total jarak tempuh dari Jakarta mencapai exit tol Pemalang ini mencapai 311 kilometer. Dan ini sudah dapat dinikmati oleh para pemudik tahun 2018 ini.
Baca Juga: Mourinho: Lukaku Sudah Pulih untuk Final Piala FA, Tapi...
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- Harga Beda Tipis: Mending Yamaha Gear Ultima, FreeGo atau X-Ride untuk Rumah Tangga?
Pilihan
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
Terkini
-
Komitmen ESG Meningkat, Mengapa Data Logistik Masih Jadi Tantangan di Lapangan?
-
KPK Ingatkan Tunjangan Hakim Ad Hoc Harus Beriringan dengan Perbaikan Sistem Peradilan
-
AI Diklaim Bisa Jadi Solusi Mitigasi Banjir Rob dan Krisis Air Bersih, Gimana Caranya?
-
Indonesian Proposal Jadi Fokus Pertemuan Indonesia dan United Kingdom Intellectual Property Office
-
Idul Adha 2026 Tanggal Berapa? Penetapan Versi Muhammadiyah dan Pemerintah Diprediksi Sama
-
33 Tahun Kasus Marsinah Stagnan, Aktivis: Keadilan Tidak Bisa Digantikan Seremoni Gelar Pahlawan!
-
Daftar Harga Kambing Kurban 2026 Terbaru Mulai Rp1 Jutaan, Cek Rekomendasinya di Sini!
-
Krisis Pengawas, DIY Hanya Miliki 24 Penilik untuk Ribuan PAUD Non-Formal
-
50 Santriwati Dicabuli, Komnas HAM Desak Polisi Jerat Kiai di Pati Pakai UU TPKS
-
Kader PSI Bro Ron Jadi Korban Pemukulan, Ahmad Ali: Siapapun Pelakunya Harus Bertanggung Jawab