Istri Korban Bom GKI Surabaya Telah Memaafkan Pelaku

Sabtu, 19 Mei 2018 | 19:00 WIB
Istri korban bom GKI di Surabaya, Yeni Widiastuti. [Suara.com/Ainul Yaqin]

"Belum terpikirkan mas, mau bilang apa," ujarnya lirih, dengan mata berkaca-kaca.

Gerard yang waktu kejadian bersama sang kakak berada di dalam gereja, tidak tahu kronologi kejadian. Namun dirinya mendapat cerita kalau ayahnya saat itu sudah menarik bahu pelaku yang kemudian langsung meledakkan bom sebelum memasuki gereja.

"Saya di dalam. Papa sudah pegang bahunya (pelaku), terus dasar bom (meledak)," ujar anak Yeni yang bercita-cita sebagai pemain bola itu.

Keberanian Yesaya mencegah pelaku sendiri diapresiasi banyak pihak. Sebab apabila tak dihadang Yesaya, pelaku kemungkinan besar bisa merangsek masuk dan meledakkan bom di dalam gereja. (Ainul Yaqin)

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com