Suara.com - Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya akan rutin menggelar razia petasan selama Ramadan. Razia petasan ini merupakan salah satu bagian dari Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat).
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono menyampaikan target yang disasar dalam operasi ini adalah penjual petasan maupun lokasi pendistribusian petasan.
"Nanti juga ada operasi pekat, penyakit masyarakat. Kita sudah jalankan berkaitan dengan petasan, petasan dilarang dan nggak boleh dijual. Maupun digunakan," kata Argo saat dikonfirmasi, Rabu (23/5/2018).
Argo juga mengimbau agar masyarakat yang hendak membeli petasan jenis kembang api dalam jumlah banyak harus mengantongi izin. Menurutnya, kembang api yang bisa diperjualbelikan adalah yang ukuran panjangnya di bawah 2 inci.
"Kembang api pun ada aturannya. Kurang dari 2 inci bisa digunakan, tapi kalau lebih harus izin," kata dia.
Selain razia petasan, polisi juga rutin menggelar razia minuman keras selama bulan Ramadan. Razia miras ini dilakukan guna mengantisipasi jatuhnya korban jiwa atas maraknya miras oplosan yang belakangan terjadi di hampir seluruh wilayah Jakarta.
"Kita sudah melakukan kegiatan operasi miras oplosan sudah kita lakukan sampe sekarang. Jangan sampai ada korban akibat miras," kata Argo.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Rano Karno: Indonesia Saat Ini Butuh Keberanian Bung Karno
-
Kecelakaan Beruntun di Tol Becakayu, Toyota Altis Diduga Hilang Kendali dan Tabrak Dua Mobil
-
Megawati Hadiri Bung Karno Festival 2026, Duduk Berdampingan dengan Pramono Anung
-
Sudinhub Jaktim Minta Maaf atas Kegaduhan Penertiban Motor Ojol di Jatinegara
-
Ketika Ketahanan Pangan Dibangun Lewat Pelabuhan, Kawasan Industri, dan Petani
-
Aktivis 98 Kritik Kondisi Ekonomi hingga Ruang Demokrasi, Sebut Reformasi Belum Tuntas
-
Imigrasi Bakal Perluas Autogate hingga Perbatasan RI
-
Posisi Fleksibel PDIP Bikin Parpol Koalisi Pemerintah Gelisah
-
AMMSI Dukung BGN Sesuaian Operasional SPPG: Tak Ada Ruang Bagi Dapur Bermasalah
-
Konvoi Berubah Maut, Tiga Remaja Diciduk dalam Kasus Pengeroyokan di Depan Terminal Grogol