Suara.com - Puluhan anak-anak menjadi korban kebakaran di kawasan Bidara Cina, Jatinegara, Jakarta Timur. Sebagian dari mereka terpaksa tidak masuk sekolah karena perlengkapan sekolah mereka pun ikut terbakar.
Salah satu relawan Forum Anak Jatinegara, Elin (22) mengatakan bahwa sehari setelah kejadian, beberapa dari mereka mengalami stress.
"Ngeliatnya mereka lebih ceria daripada hari kemarin, ada perubahan setelah diberi beberapa kegiatan oleh kami," kata perempuan berhijab itu di posko korban kebakaran, Selasa (29/5/2018).
Relawan Forum Anak Jatinegara di lokasi kebakaran Bidara Cina, Jatinegara. (Suara.com/Ria Rizki)
Oleh karena itu, para relawan pun memberikan mereka edukasi sekaligus hiburan bagi anak-anak yang menjadi korban.
"Kegiatan kami menggambar, mewarnai bersama, nyanyi-nyanyi bersama, bikin permainan-permainan yang mencairkan suasana aja," katanya.
Adapun beberapa pelajar SD yang tidak bisa masuk sekolah ikut belajar bersama relawan.
"Kebanyakan anak TK, anak SD juga ada yang terpaksa gak sekolah akhirnya kita kasih penggantinya disini," pungkasnya.
Relawan Forum Anak Jatinegara di lokasi kebakaran Bidara Cina, Jatinegara. (Suara.com/Ria Rizki)
Berita Terkait
-
Kabel Semrawut di KS Tubun Slipi Terbakar, Api Menyala di 3 Titik
-
Cerita Korban Kebakaran Bidara Cina yang Bikin Merinding
-
KPAI Pastikan Hak Anak Korban Kebakaran Bidara Cina Terpenuhi
-
Isak Tangis, Korban Kebakaran Bidara Cina Mengais Sisa Harta
-
Detik-detik Kebakaran Bidara Cina, 1 Jam Api Membakar 40 Rumah
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- Harga Beda Tipis: Mending Yamaha Gear Ultima, FreeGo atau X-Ride untuk Rumah Tangga?
Pilihan
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
Terkini
-
Krisis Pengawas, DIY Hanya Miliki 24 Penilik untuk Ribuan PAUD Non-Formal
-
50 Santriwati Dicabuli, Komnas HAM Desak Polisi Jerat Kiai di Pati Pakai UU TPKS
-
Kader PSI Bro Ron Jadi Korban Pemukulan, Ahmad Ali: Siapapun Pelakunya Harus Bertanggung Jawab
-
Respons Kapolri Soal Reformasi Polri, Siap Tindak Lanjuti Rekomendasi di Depan Prabowo
-
Misteri Isi 10 Buku Reformasi Polri, Prabowo Setuju Kompolnas Diperkuat dan Jabatan Dibatasi
-
Hapus Jejak Masa Lalu! Ketua Komisi XIII DPR Setuju Hak untuk Dilupakan Masuk RUU HAM
-
Periksa Plt Bupati Cilacap, KPK Telusuri Pemerasan pada Periode Sebelumnya
-
Tak Ada Kementerian Keamanan, Polri Tetap di Bawah Presiden
-
33 Tahun Tanpa Keadilan, Kasus Marsinah Disebut Jadi Alarm Bahaya Kebangkitan Militerisme
-
KPK Periksa Eks Staf Ahli Menhub Terkait Dugaan Suap Proyek Jalur Kereta