Suara.com - Peristiwa kebakaran di Jalan Sensus, Bidara Cina, Jakarta Timur, Minggu (27/5/2018) dini hari meninggalkan banyak cerita bagi warganya. 40 rumah terbakar pada kejadian itu.
Salah satu cerita dikisahkan salah seorang korban. Adalah Agus Nadi, pria 57 tahun ini cukup beruntung. Rumahnya yang bersebelahan langsung dengan titik awal kebakaran nyaris tak tersentuh si jago merah. Padahal, saat kejadian Agus sangat panik dan pasrah. Lantas bagaimana bisa rumahnya lolos dari kebakaran itu?
Agus menuturkan, saat awal kejadian, ia sempat naik ke lantai dua rumahnya untuk melihat kondisi api. Ia melihat kobaran api sudah membumbung tinggi hingga melalap bagian genteng rumah tetangganya.
"Api sudah naik ke genteng, cuma belum terbakar," ujar Agus saat ditemui di rumahnya, Selasa (29/5/2018).
Melihat api sudah tinggi, Agus segera mengajak tujuh orang keluarganya untuk segera keluar keluar rumah. Yang dia ingat saat itu adalah menyelamatkan berkas-berkas berharga. Ia pun mengungsi ke rumah ketua RT setempat.
"Kita cuma bawa pakaian tiga lembar," kata Agus.
Saat berkemas dan perasaan panik, Agus tak henti-hentinya melantunkan azan meski dengan nada terbata-bata. Rasa panik berbaur ketakutan.
"Badan sudah lemas sekali, gak kuat," katanya lagi.
Agus dan keluarganya pun terpaksa mengungsi karena api begitu cepat menjalar. Satu jam usai mengungsi, Agus diberi kabar rumahnya selamat dari lahapan api.
"Percaya gak percaya, saya juga gak nyangka kekuasaan Allah di luar dugaan manusia," tutup Agus.
Berita Terkait
-
Jelang Sidang, Polisi Jamin Tersangka Narkoba Artis Dhawiya Sehat
-
KPAI Pastikan Hak Anak Korban Kebakaran Bidara Cina Terpenuhi
-
Isak Tangis, Korban Kebakaran Bidara Cina Mengais Sisa Harta
-
Detik-detik Kebakaran Bidara Cina, 1 Jam Api Membakar 40 Rumah
-
Kebakaran Bidara Cina, Saadi Alami Luka Bakar 60 Persen
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
IHSG 'Kebakaran' di Awal Februari, Menkeu Purbaya: Ada Faktor Ketidakpastian!
-
Pupuk Indonesia Pugar Pabrik Tua, Mentan Amran Bilang Begini
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
Terkini
-
Pompa Saja Tak Cukup! Pramono Kaji Pembangunan 'Jalan Melayang' untuk Atasi Banjir Daan Mogot
-
Hasto Kristiyanto Ungkap Alasan PDIP Tetap Pertahankan Ambang Batas Parlemen
-
Lawan Banjir Daan Mogot, Pramono Anung Siapkan Pompa Stasioner Berkapasitas 7 Kali Lipat
-
Prabowo Sentil Bali Kotor, Gubernur Wayan Koster: Sampah Kiriman dari Luar Daerah
-
Politik Luar Negeri Versi Prabowo: Tak Ikut Blok Mana Pun, Harus Siap Hadapi Dunia Sendiri
-
Kasus Dugaan Penghinaan Suku Toraja Naik Penyidikan, Status Hukum Pandji Tunggu Gelar Perkara
-
Semeru Erupsi Dini Hari, Kolom Abu Capai 700 Meter di Atas Puncak
-
Keluarga Habib Bahar Balik Lapor, Istri Anggota Banser Korban Penganiayaan Dituding Sebar Hoaks
-
Prabowo Minta Kepala Daerah Tertibkan Spanduk Semrawut: Mengganggu Keindahan!
-
Prakiraan BMKG: Awan Tebal dan Guyuran Hujan di Langit Jakarta Hari Ini