Suara.com - Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengatakan alat utama sistem persenjataan (Alutsista) milik TNI akan disiapkan untuk membantu arus mudik bagi masyarakat dalam lebaran Idul fitri 1439 Hijriah.
Sebanyak, dua kapal perang angkatan laut jenis KRI jenis Landing Platform Dock disiapkan dengan memiliki kapasitas mengangkut 1000 orang.
"Atau dapat angkut 30 mobil atau 400 sepeda motor. Apabila diperlukan kami bisa mendukung arus mudik maupun balik bersama-sama dengan dua kapal, tersebut," kata Hadi di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Selasa (5/6/2018)
Kemudian, 4 pesawat jenis Hercules milik Angkatan Udara juga diterjunkan untuk membantu mudik dengan kapasitas mengangkut sebanyak 100-130 orang.
Hadi menambahkan Rencana Tindakan Kontigensi (Rentinkon), bila hal-hal yang tidak diinginkan dengan menyiapkan 14 pesawat jenis J 130 dan 5 pesawat boing 737.
"Tindakan mungkin bencana alam, kemudian tanah longsor, tsunami itu kami siapkan angkutan udara yang bisa segera mendukung bahan makan, dan dukungan personel untuk melaksanakan bantuan di sana," kata Hadi.
Berita Terkait
-
Anies: Matikan Listrik dan Gas saat Rumah Ditinggal Mudik
-
Polisi Anggap Jakarta Aman dari Ancaman Teroris, Ini Alasannya
-
Lebaran 2018, Angkasa Pura II Siap Layani 6,7 Juta Penumpang
-
Cegah Kriminalitas, Polisi Berpakaian Preman Menyebar saat Mudik
-
Mau Lebaran, Kegiatan CFD di Jakarta pada 10 Juni Ditiadakan
Terpopuler
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- 7 HP Terbaru di 2026 Spek Premium, Performa Flagship Mulai Rp3 Jutaan
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- Bedak Apa yang Bikin Muka Glowing? Ini 7 Rekomendasi Andalannya
- 7 Sepatu Running Adidas dengan Sol Paling Empuk dan Stabil untuk Pelari
Pilihan
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
-
Liburan Keluarga Berakhir Pilu, Bocah Indonesia Ditabrak Mati di Singapura
-
Viral Oknum Paspampres Diduga Aniaya Driver Ojol di Jakbar, Dipicu Salah Titik dan Kata 'Monyet'
-
Hasil Rapat DPR: Pasien PBI BPJS Tetap Dilayani, Pemerintah Tanggung Biaya Selama 3 Bulan
Terkini
-
Respons KPK Soal 'Negara Menyuap Negara' di Kasus Suap PN Depok: Ada Niat Jahat yang Bertemu
-
Dua Rumah di Jalan Bangka Ludes Terbakar Subuh Tadi
-
Pertarungan di Senayan: Menghapus Ambang Batas Parlemen Demi Suara Rakyat atau Stabilitas Politik?
-
Fraksi PSI Kritik Pemprov DKI: Subsidi Pangan Sulit Diakses, Stunting Masih Tinggi
-
Dharma Pongrekun Kritik Respons Pemerintah soal Virus Nipah: Hanya Mengikuti Alarm Global!
-
Bongkar Sindikat Narkoba di Jakarta, Polisi Sita 450 Ekstasi dan 66,5 Gram Sabu
-
Green Media Network Dideklarasikan, Pers Bersatu untuk Isu Lingkungan
-
Eksekusi Hotel Sultan Tinggal Menghitung Hari, Karyawan dan Penyewa Diminta Tenang
-
Soal Pembangunan Gedung MUI di Bundaran HI, Golkar: Itu Kebutuhan Strategis, Bukan Kemewahan
-
Link Simulasi Soal TKA 2026 dan Panduan Lengkap Terbaru