Suara.com - Gubernur Jakarta Anies Baswedan mengatakan sedikitnya 5.700 bus milik perusahaan-perusahaan otobus, akan memberangkatkan pemudik dari ibu kota ke banyak daerah pada musim libur Idul Fitri 1439 Hijriah.
"Ada lebih dari 5.700 bus yang disiapkan untuk melayani arus mudik dan balik lebaran ini. Rinciannya, 2.655 bus antarkota antarprovinsi (AKAP) reguler dan 2.370 bus untuk pemudik,” kata Anies di Lapangan Monas, Rabu (6/6/2018).
Selain itu, kata dia, juga ada tambahan 2.800bus dari badan usaha milik negara yang digunakan untuk mengantarkan pemudik secara gratis.
Ia berharap, bus -bus tersebut dilakukan pemeriksaan dan dipastikan laiak jalan sebelum digunakan pemudik.
Anies menuturkan, pemprov telah menginstruksikan kepada Dinas Perhubungan DKI untuk mengecek kendaraan-kendaraan bus yang akan digunakan pemudik.
"Selain memeriksa kelaikan bus, Dishub juga sudah dminta memastikan rute yang dilakui pemudik aman,” tandasnya.
Terakhir, Anies menjelaskan sebagian besar bus itu akan diberangkatkan dari empat terminal utama yaitu Terminal Pulo Gebang, Terminal Kampung Rambutan, Terminal Kalideres, dan Terminal Tanjung Priok.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Bukan Atas Nama Cinta, MUI Tegaskan Penganiaya YTR di Bandung Tak Boleh Lolos dari Hukuman Berat
-
Waduk di Dunia Diam-Diam Kehilangan Kapasitas Air: Sedimentasi Jadi Ancaman yang Sering Terabaikan
-
BEM UBK Ngaku Terima Uang, PSI Bela Gibran: Tak Mungkin Mas Wapres Main-main dengan Mahasiswa
-
Skandal Suap BEM UBK Usai Bertemu Gibran di Istana, Siapa Bermain?
-
2 Calon Manajer Kopdes Merah Putih Tewas saat Latihan Militer, Ini Penyebabnya
-
Teriak 'Kaki Saya Patah' saat Jaga Demo di DPR, Ternyata Ini Diagnosis Medis AKBP Adri Desas
-
Kritik Pedas Mobilisasi Siswa Batam Demi Program MBG: Menyesatkan dan Tak Mendidik
-
Buntut Kasus Gus Yaqut, KPK Periksa Dirjen PHU Kemenag Hilman Latief
-
Suap Ketua BEM UBK Coreng Wajah Gerakan Mahasiswa, Aktivisme Bayaran Jadi Penyakit Akut
-
Dini Hari Mencekam di Duren Sawit: Api Lahap Warung Kelontong, 18 Jiwa Nyaris Terpanggang