Suara.com - Peristiwa Mudik Lebaran 2018 menjadi sebuah fenomena di negeri kita. Bagi para pengguna kendaraan pribadi atau angkutan layanan darat, tak sebatas wahana transportasi diperhatikan. Seluruh pihak terkait pun berupaya memberikan layanan terbaik demi suksesnya acara pulang kampung Nasional ini.
Seperti Pemerintah Kabupaten Lampung Barat, Provinsi Lampung yang memberitahukan telah menyiapkan tenaga kesehatan selama 24 jam di Jalan Lintas Barat Sumatera.
Para tenaga medis ini terdiri dari dokter, bidan, dan perawat yang akan ditempatkan di berbagai rumah sakit, puskesmas, serta Posko Lebaran 2018 untuk memberikan layanan kesehatan bagi pemudik.
"Seluruh tenaga kesehatan siaga 24 jam dengan cara bergantian, untuk memberikan pelayanan prima kepada pemudik," jelas Bupati Lampung Barat, Parosil Mabsus di Liwa, Minggu (10/06/2018).
Selain siap dengan tenaga, para tenaga medis ini juga menyiapkan perlengkapan wajib pertolongan, yaitu tempat beristirahat sementara, obat-obatan, serta sarana penunjang untuk membantu Posko Pengamanan Lebaran 2018.
Sebagai tambahan, akan ada ambulans yang ditempatkan di lokasi-lokasi rawan kecelakaan di sekitar Lampung Barat.
"Kami ingin benar-benar total, memberikan pelayanan yang baik kepada pemudik yang melewati rute Jalan Lintas Barat Sumatera," imbuhnya.
Bagaimanapun, menurutnya, keselamatan para pengendara roda dua dan empat menjadi prioritas Pemerintah Kabupaten Lampung Barat, dengan harapan pemudik dapat melintas secara aman dan nyaman untuk sampai ke kampung halaman masing-masing.
(Antara)
Baca Juga: Foto Polos Bareng Anak, Alexandra Gottardo Dinasihati Warganet
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara