Suara.com - Sudi (30) pekerja yang merupakan salah satu pekerja di PT Pembangunan Perumahan (PP) yang mengerjakan pembangunan Stadion Papua Bangkit di Kampung Harapan, Kabupaten Jayapura, tewas akibat tertimpa salah satu tiang kolom atau penyangga yang sedang dikerjakan. Kecelakaan itu terjadi Sabtu (9/6/2018) sekitar pukul 22.30 WIT.
Kapolres Jayapura AKBP Victor Mackbon membenarkan terjadinya kecelakaan kerja yang menyebabkan meninggalnya salah satu pekerja. Ada tiga karyawan lainnya terluka.
Jenazah Sudi sudah dievakuasi, Minggu (10/6/2018). Jenazah akan dibawa ke Surabaya untuk dimakamkan setelah sebelumnya dilakukan visum di RS Bhayangkara, Kota Jayapura yang berjarak sekitar 20 Km dari TKP.
Sedangkan tiga rekan almarhum masih dirawat di RS Dian Harapan, Waena, Kata Kapolres Jayapura seraya menambahkan, insiden itu terjadi saat para pekerja sedang melakukan pengecoran tiang kolom.
"Belum dipastikan apa yang menyebabkan tiang kolom yang merupakan tiang penyangga atau penopang roboh," kata AKBP Mackbon.
Mantan Kapolres Mimika itu mengatakan, saat ini lokasi tempat insiden itu terjadi untuk sementara waktu tidak boleh dilakukan pengerjaan karena akan diselidiki oleh penyidik.
Karena itu lokasi tersebut sudah diberi "police line", sedangkan pengerjaan dibagian lain tetap diperbolehkan, kata Kapolres Jayapura AKBP Mackbon.
Tiga pekerja lainnya yang menjadi korban yakni Ahmad Efendi (42), Prio Septiawan (26) dan Ulil Absor (29) Stadion "Papua Bangkit" yang pembangunannya dikerjakan PT PP dibangun dalam rangka PON XX tahun 2020. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
- 7 Sunscreen Flek Hitam untuk Usia 50 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
Terkini
-
Kondisi Selat Hormuz Terkini Setelah AS - Iran Damai
-
Jangan Salahkan Rakyat! Ekonom Sebut Tata Kelola Pemerintah Jadi Biang Kerok Daya Beli Lesu
-
PDIP Tegaskan Jadi Penyeimbang Pemerintah: Bukan Abu-abu, Tapi Teman yang Jujur
-
Kabel Menjuntai Renggut Nyawa Siswi SMAN 6 Jakarta, Pramono Turun Tangan
-
Ketua DPR Iran ke AS: Jangan Minta Hal Berlebihan, Kami Tak Ragu Menghancurkan
-
Giliran Kelompok Tani Geruduk Patung Kuda, Suarakan Pengaruh MBG Hingga Reforma Agraria
-
Alasan KPK Belum Periksa Anggota Pansus Haji Diduga Terima 1 Juta Dolar AS
-
Pagar Masih dari Bambu, Gibran Janjikan Revitalisasi Sekolah untuk Wilayah 3T
-
Jakarta Ramai Unjuk Rasa, Pramono Ingatkan Massa Peserta Aksi: Jangan Sentuh Fasilitas Umum
-
Ekonom Celios Pertanyakan Anggaran MBG Rp268 Triliun: Kalau Fokus ke 3T, Cukup Rp67 Triliun