Suara.com - Dua pengendara motor tewas seketika susai terlindas truk di Jalan Raya Rumpin-Leuwiliang, tepatnya di Kampung Tegal Gede, Desa Cibodas, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (9/6/2018).
Kanit Lakalantas Polres Bogor Iptu Asep Saepudin mengatakan, kecelakaan tersebut berawal saat kedua korban Sunaryo (32) dan Asep (34), tengah melaju memakai sepeda motor masing-masing beriringan dari arah Rumpin menuju Leuwiliang, sekitar pukul 14.30 WIB.
Setibanya di lokasi kejadian, kedua korban berusaha mendahului sebuah truk bernomor polisi B 9961 NI yang dikendarai Andri Irawan (26).
"Ketika sedang mendahului truk dari kanan jalan, korban Asep mengerem mendadak karena ada tanggul. Akhirnya, ditabrak oleh motor Sunaryo yang ada di belakangnya," kata Asep, Sabtu (9/6/2018).
Nahas, ketika kendaraan mereka bertabrakan, keduanya terjatuh ke sisi kiri jalan sehingga terlindas ban truk yang akan disalipnya.
Kedua korban pun meninggal dunia di lokasi kejadian karena luka parah di bagian kepala dan dibawa ke RSUD Leuwiliang.
"Keduanya tewas di lokasi kejadian karena terlindas ban depan truk saat jatuh dari motor," jelas Asep.
Polisi yang datang ke lokasi, langsung melakukan olah tempat kejadian dan mengamankan sopir truk untuk dimintai keterangan. Saat ini, jasad korban sudah dibawa keluarganya untuk dimakamkan.
"Kendaraan yang terlibat kecelakaan dan sopir truk kita amankan untuk dimintai keterangan. Untuk kedua korban sudah dibawa keluarganya," pungakas Asep. [Rambiga]
Baca Juga: Wali Kota Tangerang ke Pemudik: Kalau Balik Jangan Bawa Keluarga
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
- 5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan untuk Ojol, RAM 8 GB dan Baterai Awet
Pilihan
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
Terkini
-
Hadiri Majelis Persaudaraan Manusia di Abu Dhabi, Megawati Duduk Bersebelahan dengan Ramos Horta
-
Tiket Kereta Lebaran 2026 Telah Terjual Lebih Dari 380 Ribu, Purwokerto Jadi Tujuan Paling Laris
-
Nekat Berangkat Saat Sakit, Tangis Pilu Nur Afni PMI Ilegal Minta Dipulangkan dari Arab Saudi
-
Kisah Epi, ASN Tuna Netra Kemensos yang Setia Ajarkan Alquran
-
KPK Masih Menyisir Biro Travel yang Ikut Bermain Jual-Beli Kuota Haji di Kemenag Periode 2023-2024
-
Pastikan Pengungsi Hidup Layak, Kasatgas Tito Tinjau Huntara di Aceh Tamiang
-
KPK Cecar 5 Bos Travel Terkait Kasus Kuota Haji, Telisik Aliran Duit Haram ke Oknum Kemenag
-
Soroti Siswa SD Bunuh Diri di Ngada, Ketua Komisi X DPR Desak Negara Hadir untuk Keluarga Miskin
-
Pengguna LRT Meningkat 26 Persen, Masyarakat Pindah dari Kendaraan Pribadi ke Transportasi Umum?
-
Geger Siswa SD Akhiri Hidup Gegara Tak Mampu Beli Buku, Legislator NTT Minta Polisi Selidiki