Suara.com - Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian membeberkan ada empat titik kemacetan yang akan menjadi prioritas pengamanan di wilayah Jawa Tengah, pada arus mudik Lebaran 2018.
"Empat titik itu, yaitu Gate Tol Kertasari, Jembatan Kali Kuto, titik keluar di Krapyak, dan Kali Salatiga," katanya usai mendengar paparan Kapolda Jateng Inspektur Jenderal Polisi Condro Kirono di Kertasari, Kabupaten Tegal, Minggu (10/6/2018).
Ia menambahkan pada empat titik itu harus ada pos terpadu karena akan rawan kemacetan yang cukup panjang. Pemerintah mempermudah masyarakat dalam perjalanan arus mudik seperti halnya mendiskresikan apabila ada kemacetan hingga 3 Km di Gate Tol Kertasari.
"Di situ harus ada pos kesehatannya, minyak (BBM), toilet, dan tempat makan. Upayakan empat fasilitas ini ada di empat posko itu," ujarnya.
Hingga pada H-5 Lebaran 2018, Kapolri menyebutkan angka kecelakaan lalu lintas turun hingga 35 persen dibanding tahun sebelumnya.
"Khusus di jalan tol belum ada kecelakaan, apa lagi meninggal dunia. Yang jelas, semua umumnya berjalan lancar dibanding tahun sebelumnya," katanya.
Ikut hadir pada kunjungan kerja ke posko mudik terpadu Kertasari, Jawa Tengah, antara lain, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kepala Basarnas M. Syaugi, Menko PMK Puan Maharani, Kementerian Perhubungan, Kementerian PUPR, dan Kementerian Kesehatan. (Antara)
Berita Terkait
-
Keluarga Ini Nekat Mudik ke Madura Pakai Mobil Bak Terbuka
-
Bantah Miring 57 Derajat, Jalan Fungsional Tol Salatiga Aman
-
Waspada! Tangerang Marak Peredaran Uang Palsu Jelang Lebaran
-
Mobil Rombongan Pemudik Tabrak Pohon karena Sopir Mengantuk
-
Tol Cipali Macet 8 Kilometer karena Banyak Pemudik Beristirahat
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
KPK Cecar Fadia Arafiq Soal Penukaran Valas yang Diduga dari Hasil Korupsi
-
Kena Penggusuran, Belasan Penghuni Rumdis PAM Jaya Benhil Dapat Rp50 Juta dan Rusun Gratis
-
Niat Mulia Berujung Duka: Pria Berbaju Koko Tewas Dihantam KRL Saat Lerai Tawuran di Duren Sawit
-
Alibi Janggal Anggota BAIS Penyiram Air Keras Andrie Yunus saat Diinterogasi Atasan
-
Serangan Israel ke Lebanon Selatan Tewaskan 2.702 Orang, Lukai Ribuan Warga Sipil Sejak Maret
-
Mendagri: Penghargaan Daerah Jadi Instrumen Tampilkan Kinerja Nyata Kepala Daerah
-
Jadi Tersangka, Pengemudi Pajero Sport Penabrak Pedagang Buah di Kalimalang Tak Ditahan
-
Donald Trump akan Bahas Taiwan dengan Xi Jinping di Beijing
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
UU Guru dan Dosen Digugat ke MK, 'Pahlawan Tanpa Tanda Jasa' Digaji di Bawah UMR