Suara.com - Warga Tangerang berhati-hati bila akan menukarkan uang untuk Lebaran nanti. Sebab Kepolisian Resor Kota Tangerang menangkap komplotan pengedar uang palsu.
Para pelaku yakni, Kosin (32), Kokom (55) dan Siti (38) diringkus polisi di kawasan Kampung Pangodokan, Kelurahan Kotabumi, Kecamatan Pasarkemis, Tangerang. Mereka ditangkap saat tengah melakukan penjualan penukaran uang di sana.
"Dari hasil yang kami dapat diamankan 96 lembar uang pecahan senilai Rp 100 ribu yang diduga merupakan uang palsu untuk diedarkan," kata Kasat Reskrim Polresta Tangerang, Kompol Wiwin Setiawan, Minggu (10/6/2018).
Hal ini didapati setelah adanya laporan warga akan transaksi penjualan uang yang diduga uang tersebut merupakan uang palsu. Dugaan tersebut muncul setelah tekstur dari uang tersebut yang berbeda.
"Secara kasat mata memang tidak ada bedanya hanya kalau yang teliti dan perasa, teksturnya itu berbeda dari biasa, karena ini agak halus. Sementara, untuk bukti lainnya pihak kepolisian akan bekerja sama dengan jajaran Bank Indonesia terkait pengamanan puluhan juta uang palsu ini," ungkapnya.
Ia juga menghimbau agar masyarakat lebih waspada akan peredaran uang palsu terlebih mendekati hari lebaran. Ia meminta agar masyarakat lebih baik menukarkan uang kepada pihak bank terkait.
"Saya minta warga waspada. Menghindari adanya peredaran uang palsu lebih baik tukarkan kepada tempat yang resmi," ujar Wiwin. (Anggy Muda)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- 5 Mobil Toyota Dikenal Paling Jarang Rewel, Ideal untuk Mobil Pertama
- Denada Akhirnya Akui Ressa Anak Kandung, Bongkar Gaya Hidup Hedon di Banyuwangi
- 6 Moisturizer Pencerah Wajah Kusam di Indomaret, Harga di Bawah Rp50 Ribu
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
Pilihan
-
Pintu Langit Dibuka Malam Ini, Jangan Lewatkan 5 Amalan Kunci di Malam Nisfu Syaban
-
Siapa Jeffrey Hendrik yang Ditunjuk Jadi Pjs Dirut BEI?
-
Harga Pertamax Turun Drastis per 1 Februari 2026, Tapi Hanya 6 Daerah Ini
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
Terkini
-
Babak Baru Kasus Korupsi Minyak Pertamina, Polri Terbitkan Red Notice Riza Chalid
-
Resmi! Bahar Bin Smith Jadi Tersangka Kasus Penganiayaan Anggota Banser di Tangerang
-
Waspada Virus Nipah Mengintai! Kemenkes Ingatkan Jangan Konsumsi Nira Aren Segar dari Pohon
-
Epstein Files Sebut Donald Trump 'Dikooptasi' Israel, Singgung Dalang Proyek Gaza
-
Tak Berizin, KKP Musnahkan 796 Kg Kulit Hiu dan Pari Milik Perusahaan Asing di Banyuwangi
-
Registrasi Akun SNPMB Sekolah 2026 Diperpanjang, Cek Syarat-syaratnya!
-
Geger Penemuan Mayat Pria Tanpa Identitas di Tumpukan Sampah Kali Mookervart
-
Operasional RDF Rorotan Dilakukan Bertahap, Warga Diminta Tak Khawatir Bau
-
Profil Jeffrey Epstein: Kekayaan, Kasus Predator Seksual dan Hubungannya dengan Trump
-
Kemenag Klaim Kesejahteraan Guru Agama Prioritas Utama, Tunjangan Profesi Naik Jadi Rp2 Juta