Suara.com - PT Jasamarga Solo Ngawi (JSN) memastikan kondisi jalur fungsional di Jembatan Kali Kenteng aman untuk dilewati para pemudik yang hendak berlibur Lebaran Hari Raya Idul Fitri 1439 H/2018.
Sempat beredar informasi jika jalan fungsional pengganti Jembatan Kali Kenteng yang ada di ruas jalan tol Salatiga - Kartasura tidak aman dilalui oleh kendaraan lantaran posisi jalan yang menanjak 57 derajat.
"Dua hari sejak difungsionalkan berlangsung dengan baik," kata Direktur Utama PT. JSN David Wijayanto, Minggu (10/6/2018).
Pihaknya menyatakan jika tanjakan yang dimaksud tidak memiliki kemiringan 57 derajat, hanya elevasi 7,24 derajat. Kondisinya juga masih aman untuk dilalui.
Baca Juga: Jelang Pertemuan dengan Trump, Kim Jong Un Tiba di Singapura
Meski menggunakan jalan fungsional, pengguna jalan tol sementara yang melewati bagian bawah jembatan, sudah melalui jalur yang dilapis perkerasan lean concrete (beton).
Sebelumnya, melalui pesan Twitter dari Kominfo Jawa Tengah, mengimbau jika kendaraan dengan kapasitas mesin kecil untuk tidak melalui jalan fungsional yang ada di bawah Jembatan Kali Kenteng lantaran memiliki elevasi kemiringan 57 derajat.
Tak berselang lama, akun Twitter Kominfo Jateng mengonfirmasi jika kemiringan elevasi hanya 7,24 derajat dan aman dilalui kendaraan, usai Jasa Marga merespon postingan tersebut.
Demi keamanan jalur fungsional pengganti sepanjang 600 meter di Kali Kenteng tersebut telah dilengkapi dengan pagar pengaman, tolo-tolo dan moveable concrete barrier (MCB) untuk membantu pengguna jalan dalam melewati titik dengan sudut elevasi maksimal 7,24 derajat tersebut.
Disiapkan pula derek di lokasi untuk kondisi darurat.
Sementara itu, di hari pertama pemberlakuan jalur fungsional di Jembatan Kali Kenteng pada, Sabtu (9/6), tercatat 4.200 kendaraan yang melintas.
Sedangkan di hari kedua, Minggu (10/6), terpantau 5.780 kendaraan. Selama dua hari beroperasi tercatat 10 kendaraan mengalami mogok.
"Pada titik tersebut, terpantau pada hari Sabtu (9/6) sempat terjadi antrean sepanjang 1 km karena pengguna jalan harus menyesuaikan kecepatan saat menuruni dan mendaki jalur elevasi," ujarnya.
Jasa Marga mengimbau pengguna jalan memastikan kondisi mesin dalam kondisi prima saat melalui ruas fungsional Salatiga - Kartasura, khususnya sekitar Jembatan Kali Kenteng, dan memastikan kehati-hatian berkendara.
Sebagai informasi, arus lalu lintas di GT Salatiga yang menuju jalan tol fungsional Salatiga-Kartasura, PT JSN juga melakukan filterisasi terhadap kendaraan yang masuk.
Berita Terkait
-
Kenapa Muharram Identik dengan Anak Yatim? Ini Sejarah dan Keutamaannya
-
Sinyal dari Thamrin: Isi Dompet Warga RI Mendadak Ludes, Apa yang Terjadi?
-
Pasar Senen Membeludak! 38 Ribu Warga Jakarta Serbu Kereta Api Demi Rayakan Iduladha di Kampung
-
Rindu yang Terbayar: Perjuangan Mudik Guru Sekolah Rakyat Kepulauan Anambas
-
Belanja Lebaran 2026 Cetak Rekor, Kelas Menengah dan Gen Z Jadi Penggerak Ekonomi Indonesia
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan