Suara.com - Wakil Gubernur Jakarta Sandiagga Uno mengimbau kepada pendatang untuk memiliki keahlian sebelum datang ke Jakarta. Menurutnya, jika tak memiliki keahlian khusus, akan sulit bertahan di Jakarta.
"Yang datang ke Jakarta saya sudah sampaikan jangan datang tanpa ada keahlian khusus, karena kalau nggak ada keahlian dia tidak akan bisa bertahan di Jakarta," ujar Sandiaga di PD Dharma Jaya, Penggilingan, Cakung, Jakarta, Senin (11/6/2018).
Meski demikian, Sandiaga menuturkan pihaknya akan memberikan pelatihan bagi pendatang yang tidak memiliki keahlian. Nantinya para pendatang yang tidak memiliki keahlian akan disalurkan ke balai pelatihan kerja.
"Kalau datang ke Jakarta sudah terlambat, mereka nggak akan mungkin bisa bertahan, tapi kalau sudah kebetulan, karena Jakarta terbuka buat semua. Kalau kebetulan sudah ada di Jakarta, mereka tidak memiliki keahlian kita arahkan ke balai-balai kerja untuk tentunya mendapat pelatihan," kata dia.
Setelah mereka mendapat pelatihan, nantinya kata Sandiaga para pendatang tersebut akan diberikan pendampingan melalui program OK OCE.
"Pendampingannga adalah salah saty yang kita arahkan adalah ok oce. makanya kita lagi coba secara masif mendesiminasi informasi tentang OK OCE. Kalau bisa mereka mendapatkan keahlian sebelum ke Jakarta," tandasnya.
Berita Terkait
-
Anies dan Sandiaga Bolehkan Warga Jakarta Takbiran Keliling
-
Didatangi Sandiaga, Harga Daging Sapi dan Ayam di Senen Naik
-
Sering Terpeleset, Sandiaga Diminta Perbaiki Lantai Pasar Senen
-
Sandiaga Klaim Terminal di Jakarta Siap Jual Tiket Bus via Online
-
Sandiaga Jamin Terminal Kampung Rambutan Bebas Calo Tiket Mudik
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai
-
Wamensos Apresiasi Dukungan ESQ Group untuk Pendidikan dan Karier Siswa Sekolah Rakyat
-
Sekolah Rakyat Ubah Jalan Hidup Aldo, Mantan Tukang Las Kini Punya Impian ke Negeri Sakura
-
Bupati Kediri Apresiasi Capaian Siswa Sekolah Rakyat dalam Open House 2026
-
Rano Karno Janji Tuntaskan Banjir Abadi Joglo: Jalan Ambles Aja Kita Perbaiki
-
Washington D.C. Kalah, Jakarta Masuk Peringkat 53 Kota Terbaik Dunia
-
Gaya Dasco Hadapi Aksi Mahasiswa Dipuji, Peneliti: Dobrak Eksklusivitas Senayan
-
Polisi Tangkap 4 Terduga Pelaku Terkait Tewasnya Dua Pria di Saluran Air Bekasi
-
Rano Karno Ajak Generasi Muda Rawat Sejarah dan Hidupkan Nilai Kebudayaan Bangsa
-
Rano Karno: Indonesia Saat Ini Butuh Keberanian Bung Karno