Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution Senin (11/6/2018) hari ini melakukan kunjungan ke proyek Mass Rapid Transit (MRT) rute Lebak Bulus-Bundaran Hotel Indonesia (HI).
Saat tiba dilokasi, Darmin diajak berkeliling untuk melihat progres pembangunan MRT di kawasan ini. Saat berkeliling, mantan Gubernur Bank Indonesia itu ditemani oleh Direktur Utama PT MRT Jakarta William Syahbandar, dan Deputi Komite Percepatan Penyediaan Infrastruktur Prioritas (KPPIP) Wahyu Utomo.
Saat berkeliling, Darmin mengungkapkan kekagumannya. Menurut dia, stasiun tersebut didesain dengan sangat baik dan modern.
"Jadi saya waktu masuk, kesan pertama saya ini didesain dengan baik, dan terasa lapang. Itu yang penting. Bahwa nanti orang kebanyakan sumpek lagi, tapi kesan pertama itu apik, modern, lapang. Saya berasa kayak di London, soalnya orang-orang di sana pakai MRT. Karena itu moda transportasi yang dipakai," ujar Darmin.
Dia pun memastikan penggunaan MRT akan membuat masyarakat Jakarta tidak akan mengalami keterlambatan perjalanan. Sehingga akan menjadi budaya tepat waktu berada di masyarakat.
"Yang jarak 15 kilo atau 20 kilo nggak meleset satu menit, jadi sampai. Jadi dia sampai dengan tepat waktu. Jadi kita budaya tepat waktu," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
Terkini
-
Siasat Cerdik China Ganti Nama Marco Rubio agar Bisa Masuk Meski Masih Kena Sanksi
-
5 Fakta Dua Pemuda Bogor Dipatuk Ular Weling: Sempat Jadi Mainan hingga Satu Orang Tewas
-
Bundaran HI Tak Lagi Aman usai Turis Italia Jadi Korban Jambret? Legislator PSI Bereaksi Keras
-
SMAN 1 Pontianak Tolak LCC Ulang, MPR: Kami Menghargai Sikap Mereka
-
200 Ribu Anak Terpapar Judi Online, Anggota DPR: Pemerintah Jangan Diam
-
Nunggak Utang Rp 3 Juta, Pria di Cilincing Ditusuk Debt Collector di Tengah Jalan
-
Berkedok Karaoke, Tempat Hiburan di Daan Mogot Jadi Sarang Prostitusi Anak: 5 Orang Jadi Tersangka!
-
Prediksi Analis Militer Barat Sebut Rusia Mulai Terjepit Lawan Ukraina, Gencatan Senjata?
-
99,9 Persen Tiket Ekonomi PSO Kereta Api Ludes Saat Long Weekend, Eksekutif Masih Banyak Kosong
-
Transjakarta Tutup Halte Kebon Sirih Arah Selatan Mulai Jumat Malam, Ini Pengalihannya