Suara.com - Tiga pemudik yang masih satu keluarga tewas tertabrak mobil L300 di Perumahan Royal Residence tepatnya di Jalan Raya Tajur, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor, Jawa Barat, Rabu (13/6/2018) subuh.
Kasubag Humas Polresta Bogor Kota Ajun Komisaris Yuni Astuti mengatakan, kecelakaan tersebut bermula saat ketiga korban yakni ayah Rayitno (26), ibu Sumarni (26) dan putrinya tengah mengendarai sepeda motor dari arah Sukasari menuju Ciawi sekitar pukul 03.45 WIB.
Saat itu, sepeda motor bernomor polisi F 4425 FBI yang ditumpangi ketiga korban, diduga bersenggolan dengan kendaraan lain sehingga terjatuh ke kanan jalan.
"Ketika terjatuh, ketiga korban tertabrak mobil L300 yang dikendarai sopir atas nama Lukman dari arah berlawanan. Mereka pemudik yang mau ke Cilacap, Jawa Tengah," kata Yuni.
Nahas, ketiga pemudik tersebut tewas di lokasi kejadian dengan luka parah di bagian kepalanya. Jasad ketiga korban kemudian dibawa ke RSUD Ciawi sambil menunggu pihak keluarganya datang.
Kekinian, polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut dengan melakukan olah tempat kejadian dan memeriksa beberapa saksi terkait kejadian tersebut. Untuk sopir mobil L300 dan kendaraan diamankan polisi ke Unit Lakalantas Polresta Bogor Kota.
"Ketiga korban sekarang ada di RSUD Ciawi. Sopir L300 nya sudah kita amankan untuk pemeriksaan lebih lanjut terkait kecelakaan ini," pungkasnya. [Rambiga]
Berita Terkait
-
Aksi 2 Gadis Indramayu Hentikan Bandit Jalanan Saat Mudik
-
Cigombong Bogor Jadi Pusat Tarekat Naqsyabandiyah se - Pulau Jawa
-
Puncak Arus Mudik, Macet Mengular di Jalur Bekasi Arah Pantura
-
Lima Aplikasi Peta Ini Bisa Jadi Jurus Ampuh Perjalanan Mudik
-
4 Tips Memilih Suplemen Agar Bugar saat Mudik Lebaran
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka
-
Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM
-
Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT