Suara.com - Ada pemandangan baru di Stasiun Pasar Senen. Sejumlah anak-anak asik bermain di sebuah area khusus. Hal ini menjadikan anak-anak yang akan mudik bersama orang tuanya tetap ceria dan tidak jenuh menunggu jam keberangkatan tiba.
Area permainan anak-anak ini memang sengaja dibuat di Stasiun Pasar Senen. Hal ini untuk mewujudkan mudik yang ramah bagi anak-anak. Area bermain anak-anak tersebut berada di jalur tiga keberangkatan kereta.
Kepala Daerah Operasi Kerata Api Indonesia (DAOP KAI) 1 Jakarta Dadan Rudiansyah mengatakan, tujuan dari wahana permainan itu adalah agar pemudik yang membawa anak-anak bisa menunggu di kereta di area tersebut.
"Sesuai dengan standar stasiun, mungkin di Stasiun Gambir lebih bagus, dan untuk di Stasiun Pasar Senen akan kita kembangkan terus," kata Dadan di Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat, Rabu (13/6/2018).
Dadan mengimbau kepada pemudik yang membawa anak-anak agar melakukan pengawasan lebih. Terlebih dengan adanya area bermain anak.
"Diupayakan juga terhadap yang membawa anak-anak tetap di lokasi atau di tempat yang sudah kita sediakan. Tentu kalau masih balita bisa ditempatkan di area bermain anak, agar anak bisa main dan tidak stres," kata dia.
Berita Terkait
-
Kerja Keras Petugas KAI Atasi Penumpukan Penumpang di Stasiun
-
Mudik Pakai Motor, Suami Istri dan Anaknya Tewas Ditabrak Mobil
-
Aksi 2 Gadis Indramayu Hentikan Bandit Jalanan Saat Mudik
-
Puncak Arus Mudik, Macet Mengular di Jalur Bekasi Arah Pantura
-
Lima Aplikasi Peta Ini Bisa Jadi Jurus Ampuh Perjalanan Mudik
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Kritik Pelibatan TNI dalam Pembekalan LPDP, TB Hasanuddin: Perlu Dikaji, Tak Sesuai Tupoksi!
-
BPJS Kesehatan dan BPKP Perkuat Tata Kelola Jaga Keberlanjutan JKN
-
Letjen TNI Agus Widodo Dikabarkan Resmi Jabat Wakil Kepala BIN, Gantikan Komjen Imam Sugianto
-
Nyawa di Ujung Shift: Mengungkap Jam Kerja Tak Manusiawi Dokter Internship dan Regulasi Kemenkes
-
Sama dengan TNI, Prabowo Batasi Jabatan Anggota Polri di Luar Institusi
-
Komitmen ESG Meningkat, Mengapa Data Logistik Masih Jadi Tantangan di Lapangan?
-
KPK Ingatkan Tunjangan Hakim Ad Hoc Harus Beriringan dengan Perbaikan Sistem Peradilan
-
AI Diklaim Bisa Jadi Solusi Mitigasi Banjir Rob dan Krisis Air Bersih, Gimana Caranya?
-
Indonesian Proposal Jadi Fokus Pertemuan Indonesia dan United Kingdom Intellectual Property Office