Suara.com - KH. Abdullah Gymnastiar atau yang biasa dikenal dengan Aa Gym menjadi khatib dalam salat Idul Fitri 1 Syawal 1439 Hijriah di Masjid Istiqlal, Jakarta, Jumat (15/6/2018).
Dalam ceramahnya kali ini, Pembina Pesantrean Daarut Tauhid di Jawa Barat itu menyinggung pentingnya menjaga kejujuran dalam diri setiap manusia.
Berikut adalah khotbahnya yang disampaikan pada salat Ied di Masjid Istiqlal pagi ini.
Ia mengatakan, manakala seseorang memiliki keyakinan di dalam hatinya bahwa Allah Maha melihat setiap hal yang dia lakukan sekecil apapun itu, maka buah akhlak yang tumbuh adalah kejujuran.
Dimintanya jamaah untuk merenungi bahwa banyak di negeri ini yang rajin menjalankan salat, puasa, ibadah haji, tetapi kenyataannya kejujuran masih belum sebanding dengan kekuatan ritual ibadahnya.
"Kejujuran mesti menjadi agenda penting setiap keluarga di negeri ini, sehingga negara yang kita cintai ini menjadi berlimpah berkah karena kejujuran yang benar-benar diamalkan dalam kehidupan sehari-hari di sekolah, di kampus kampus, di perkantoran, dan di tempat-tempat lainnya," tutur Aa Gym.
Aa Gym pun mengajak jamaah untuk berintrospeksi diri. Kata dia, jika kita masih "terbang" karena pujian, namun jatuh karena hinaan atau kritikan dan lebih senang membagus-baguskan topeng dan kemasan, namun abai pada isi, maka itu tanda kita belum bisa jujur terhadap diri sendiri.
Foto: Aa Gym [Instagram].
Baca Juga: Sepatu Emas Bukan Fokus Bintang Brasil Ini di Piala Dunia 2018
Menurut dia, sesungguhnya orang lain yang memuji itu hanya menghargai topeng atau kemasan pada diri seseorang. Sayangnya, hal sangat dinikmati padahal itu sesuatu yang tidak cocok dengan keadaan yang sesungguhnya.
"Bukankah perilaku ini sebuah ketidakjujuran terhadap diri sendiri. Kalau diri saja sudah dibohongi, maka bagaimana mungkin tidak membohongi orang lain," tutupnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
IHSG 'Kebakaran' di Awal Februari, Menkeu Purbaya: Ada Faktor Ketidakpastian!
-
Pupuk Indonesia Pugar Pabrik Tua, Mentan Amran Bilang Begini
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
Terkini
-
Dari MBG Sampai ASRI, Presiden Prabowo Menggugah 4 Ribu Lebih Peserta Rakornas Kemendagri 2026
-
Eksekusi Brutal di Bali: Dua WNA Australia Dituntut 18 Tahun Penjara Kasus Pembunuhan Berencana
-
Eks Pejabat Kemendikbud Akui Terima Rp701 Juta dari Pemenang Tender Chromebook
-
Skandal Suap Jalur Kereta Api, KPK Cecar Direktur Kemenhub Jumardi Soal Aliran Dana dan Tender
-
Pantura Genuk Minim Genangan di Musim Hujan, Infrastruktur Pengendali Banjir Dioptimalkan
-
Satgas PKH Sedang Verifikasi Temuan PPATK Soal Hasil Penambangan Emas Ilegal Senilai Rp992 Triliun
-
Pandji Pragiwaksono Dicecar 48 Pertanyaan Usai Diperiksa Bareskrim: Saya Ikuti Prosesnya Saja
-
Lebih Ganas dari COVID-19, Menakar Kesiapan Indonesia Hadapi Virus Nipah yang Mematikan
-
Dirut Garuda dan Perwakilan Embraer Sambangi Istana, Bahas Rencana Pembelian Pesawat?
-
Jakarta Makin Gampang Tenggelam, Sudah Waktunya Benahi Tata Ruang?