Suara.com - Calon Gubernur Jawa Barat (Jabar) nomor urut 3, Sudrajat mengaku optimis bisa memenangkan Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jabar, meski hasil survei beberapa lembaga survei menyatakan elektabilitas pasangan nomor urut 3 paling rendah dibanding pasangan lain.
Melihat itu, Sudrajat mengaku tidak mempercayai hasil survei atas pasangan yang diusung oleh koalisi Partai Gerindra, PKS dan PAN.
"Dari dulu kan survei bagi saya selalu menjadi masukan saja tidak pernah menjadi referensi," kata Sudrajat usai debat terakhir Pilgub Jabar di Grand Ballroom Sudirman Convention Center, Jalan Sudirman, Bandung, Jawa Barat, Jumat (22/6/2018).
Menurut dia, meski waktu kampanye sudah hampir selesai, tapi sosialisasi yang dilakukan tim pemenangan Sudrajat-Syaikhu (Asyik) tetap dilakukan.
Ia lebih meyakini survei internal yang menyatakan elektabilitas pasangan nomor urut 3 itu melesat naik.
"Meningkat 300 persen. Survei internal saya dari mulai Februari sampai sekarang meningkat 300 persen. Angkanya tidak perlu saya rilis," kata dia. (Aminuddin).
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
Terkini
-
Dari MBG Sampai ASRI, Presiden Prabowo Menggugah 4 Ribu Lebih Peserta Rakornas Kemendagri 2026
-
Eksekusi Brutal di Bali: Dua WNA Australia Dituntut 18 Tahun Penjara Kasus Pembunuhan Berencana
-
Eks Pejabat Kemendikbud Akui Terima Rp701 Juta dari Pemenang Tender Chromebook
-
Skandal Suap Jalur Kereta Api, KPK Cecar Direktur Kemenhub Jumardi Soal Aliran Dana dan Tender
-
Pantura Genuk Minim Genangan di Musim Hujan, Infrastruktur Pengendali Banjir Dioptimalkan
-
Satgas PKH Sedang Verifikasi Temuan PPATK Soal Hasil Penambangan Emas Ilegal Senilai Rp992 Triliun
-
Pandji Pragiwaksono Dicecar 48 Pertanyaan Usai Diperiksa Bareskrim: Saya Ikuti Prosesnya Saja
-
Lebih Ganas dari COVID-19, Menakar Kesiapan Indonesia Hadapi Virus Nipah yang Mematikan
-
Dirut Garuda dan Perwakilan Embraer Sambangi Istana, Bahas Rencana Pembelian Pesawat?
-
Jakarta Makin Gampang Tenggelam, Sudah Waktunya Benahi Tata Ruang?