Suara.com - Ketua Umum Partai Amanat Nasional Zulkifli Hasan mengunjungi kediaman Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono, Kamis (5/7/2018) sore. Zulkifli berangkat menuju kediaman SBY usai melakukan pertemuan dengan Bawaslu RI di Kantor DPP PAN, Jalan Senopati, Jakarta Selatan.
"Insya Allah lagi di jalan. Mau silaturahmi pasca Idul Fitri," kata Sekretaris Jenderal PAN Eddy Soeparno di DPP PAN, Jakarta, Kamis (5/7/2018).
Eddy mengatakan pertemuan tersebut dilakukan dilakukan di kediaman SBY yang berlokasi di Mega Kuningan, Jakarta Selatan. Dirinya belum mengetahui secara persis apa saja yang menjadi pembahasan dalam pertemuan dua Ketua Umum Partai Politik tersebut.
Eddy mengungkapkan tujuan kunjungan Zulfikli ke kediaman SBY adalah silaturahmi pasca Idul Fitri. Eddy mengatakan Zulkifli dan SBY kemungkinan akan membahas situasi politik terkini.
"Silaturahim pasca Idul Fitri. Tapi kan pertemuan di masa-masa ini tidak menafikan ada pembicaraan-pembicaraan terkait politik terkini," jelasnya.
Eddy mengatakan maksud dari pembahasan mengenai situasi politik tersebut tidak lain mengenai Pilpres dan Pileg mendatang.
"Termasuk pilpres, pileg," tutur Eddy.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
IHSG 'Kebakaran' di Awal Februari, Menkeu Purbaya: Ada Faktor Ketidakpastian!
-
Pupuk Indonesia Pugar Pabrik Tua, Mentan Amran Bilang Begini
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
Terkini
-
Apresiasi KLH, Shanty PDIP Ingatkan Pentingnya Investigasi Objektif dan Pemulihan Trauma Warga
-
Dari MBG Sampai ASRI, Presiden Prabowo Menggugah 4 Ribu Lebih Peserta Rakornas Kemendagri 2026
-
Eksekusi Brutal di Bali: Dua WNA Australia Dituntut 18 Tahun Penjara Kasus Pembunuhan Berencana
-
Eks Pejabat Kemendikbud Akui Terima Rp701 Juta dari Pemenang Tender Chromebook
-
Skandal Suap Jalur Kereta Api, KPK Cecar Direktur Kemenhub Jumardi Soal Aliran Dana dan Tender
-
Pantura Genuk Minim Genangan di Musim Hujan, Infrastruktur Pengendali Banjir Dioptimalkan
-
Satgas PKH Sedang Verifikasi Temuan PPATK Soal Hasil Penambangan Emas Ilegal Senilai Rp992 Triliun
-
Pandji Pragiwaksono Dicecar 48 Pertanyaan Usai Diperiksa Bareskrim: Saya Ikuti Prosesnya Saja
-
Lebih Ganas dari COVID-19, Menakar Kesiapan Indonesia Hadapi Virus Nipah yang Mematikan
-
Dirut Garuda dan Perwakilan Embraer Sambangi Istana, Bahas Rencana Pembelian Pesawat?