Suara.com - Anggota Polsek Tambora, Jakarta Barat meringkus seorang laki-laki berinisial AM (68), lantaran mengamuk dengan membawa senjata tajam jenis kapak hingga membuat takut dan resah warga di Wilayah Duri Selatan, Tambora, Jakarta Barat, Jumat (7/7/2018) malam.
Kapolsek Tambora Kompol Iver Son Manossoh mengatakan, AM membawa kapak berwarna merah sembari berteriak-teriak sehingga membuat warga resah.
"Kami dapat informasi dari masyarakat buat warga resah. Kami terjunkan anggota dan kami amankan AM dan senjata tajam," ujar Iver Son kepada wartawan, Sabtu (7/7/2018).
Usai ditangkap dan diselidiki, diduga AM memiliki gangguan jiwa. Sehingga polisi akhirnya menyerahkan AM ke Dinas Sosial Jakarta Barat untuk pemeriksaan lebih lanjut.
"Polsek Tambora berupaya amankan AM untuk selanjutnya diserahkan ke dinas sosial untuk dilakukan pembinaan," kata Iver Son.
Berita Terkait
-
Sebabkan Polisi Terluka, Tawuran Tambora Didalangi Anggota Geng
-
Polisi Babak Belur karena Melerai Tawuran di Tambora
-
Sudah Ditangkap, Ternyata Pembunuh Rina Casrina Belum di Jakarta
-
Polisi Janji Tangkap Pembunuh Sadis Rina Casrina Hari Ini
-
Berbekal Chat WhatsApp, Polisi Cari Pacar dan Pembunuh Casrina
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Dugaan Aliran Uang ke BEM UBK Bentuk Represi Halus terhadap Mahasiswa
-
Demonstrasi Bayaran Rusak Demokrasi, Dalangnya Harus Ditindak
-
Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus
-
Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan
-
Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat