Suara.com - Polisi telah menangkap 18 warga yang terlibat tawuran di kawasan Tambora, Jakarta Barat. Aksi tawuran antar warga pada Kamis (5/7/2018) pagi itu mengakibatkan Bripka Kaspon Yitron Gurning mengalami luka-luka saat hendak melerai bentrokan tersebut.
"Dengan demikian total pelaku tawuran yang sudah ditangkap 18 orang," kata Kapolsek Tambora Kompol Iverson Manossoh, Jumat (6/7/2018).
Menurut Iverson, polisi juga menangkap sejumlah anggota geng dari masing-masing kampung yang menjadi dalang dalam aksi tawuran tersebut. Mereka adalah Liberti gang Asem dari Kampung Jembatan Besi dan geng Wi Walk Together (WWT) yang merupakan warga dari Kampung Semeru.
"Tujuh orang pemuda Semeru dan 11 orang pemuda Jembatan Besi," kata Iverson.
Polisi juga menyita sejumlah barang bukti berupa empat buah parang, lima buah celurit dan tujuh buah bambu runcing yang dipakai para pelaku saat tawuran.
Tak hanya senjata, saat penangkapan, polisi juga mendapati narkoba yakni 1,5 linting ganja dan sebuah alat hisap sabu-sabu (bong).
Kini belasan pelaku tawuran antar kampung itu mendekam di Mapolsek Tambora untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Perang Rusia-Ukraina Masuk Tahun Keempat, PBB Desak Gencatan Senjata Segera
-
Fakta Baru! Pegawai Rental yang Aniaya Petugas SPBU Ternyata Positif Sabu dan Ganja
-
Komisi III DPR RI Sayangkan Guru Honorer di Probolinggo Dipidanakan karena Rangkap Jabatan
-
Sebut Dakwaan Jaksa Tidak Terbukti, Kerry Riza Minta Pembebasan dan Pengembalian Aset
-
Tragedi NS dan Fenomena Filisida: Mengapa Rumah Jadi Ruang Berbahaya bagi Anak?
-
Kubu Kerry Riza Sebut Jaksa Paksakan Keputusan Bisnis Jadi Tindak Pidana Korupsi
-
Konflik Kartel Meksiko Geser Rantai Pasok Narkoba ke Indonesia, BNN Waspadai Jalur Alternatif
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
Jelang Vonis Korupsi Pertamina, Ketua Hakim Beri Peringatan Keras: Jangan Coba-coba Pengaruhi Kami!