Suara.com - Prabowo Subianto angkat bicara soal sikap Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Tuan Guru Bajang Zainul Majdi yang mendukung Joko Widodo kembali menjadi presiden di Pilpres 2019. Menurut Ketua Umum Partai Gerindra itu, dukungan TGB ke Jokowi bukan masalah bukan partainya.
Ditemui di kediamannya, Prabowo menyatakan dukungan itu bukan sebuah ancaman. Menurutnya sistem demokrasi Indonesia membebaskan seseorang bersikap. Menurut Prabowo, TGB punya hak untuk mendukung Jokowi.
"Itu demokrasi. Silakan dukung siapapun, asal aturannya baik,” kata kediamannya di Jalan Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Sabtu (7/7/2018).
Kata Jokowi
Sebelumnya Jokowi pun berkomentar soal dukungan TGB kepada dirinya. Jokowi sendiri mengapresiasi dukungan TGB yang merupakan kader Partai Demokrat. Pada Pilpres 2014, ia adalah ketua tim pemenangan Prabowo Subianto - Hatta Rajasa, rival Jokowi - Jusuf Kalla saat itu.
"Saya kira itu bentuk sebuah penghargaan apresiasi kepada pemerintah. Dia sendiri menyampaikan rasionalisasinya seperti itu. Saya kira dia melihat Secara rasionalitas, yang wajar," ujar Jokowi seusai menghadiri acara di JCC, Senayan, Jakarta, Jumat (6/7/2018) kemarin.
Sebelum mendapat dukungan TGB, Jokowi lebih dulu mendapat dukungan dari Khofifah Indar Parawansa, Calon Gubernur Jawa Timur. Jokowi senang mendapat dukungan dari menterinya. Apalagi Khofifah akan menjabat sebagai Gubernur Jawa Timur, setelah mendapat perolehan suara terbanyak di Pilkada Jatim.
"Ya Alhamdulillah," kata Jokowi.
Saat disinggung pengumuman nama calon wakil presiden tanggal 15 Juli, Jokowi tidak menjawab. Mantan Gubernur DKI Jakarta itu hanya berseloroh.
Baca Juga: Aktivis 98 Deklarasikan Dukung Jokowi Maju Pilpres
"Sekarang saja ada wapresnya," kata Jokowi dilanjutkan tertawa.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Iran Wajibkan Izin Khusus Kapal yang Melintasi Selat Hormuz
-
Ironi Tuan Rumah Piala Dunia 2026 Saat Rakyat Meksiko Terhimpit Biaya Hidup
-
Apresiasi Daerah Berprestasi, Mendagri: Perlu Keseimbangan Pengawasan dan Insentif
-
Penjelasan PAM Jaya soal Penertiban 15 Rumah Dinas di Benhil
-
Ada 182 Laporan Dugaan Kekerasan Daycare Little Aresha, Puluhan Orang Tua Siap Tempuh Jalur Hukum
-
Laporan Warga Gambir Bongkar Jaringan Sabu 3 Kota, Polisi Tangkap 3 Tersangka!
-
Ortu Korban Daycare Little Aresha akan Kirim Petisi ke UGM, Desak Sanksi Dosen yang Diduga Terlibat
-
Mahfud MD: Komisi Reformasi Fokus Benahi Sistem Karier Polri, Bukan Usul Nama Ganti Kapolri
-
Mensos Gus Ipul Berencana Temui KPK Besok, Laporkan Proses Pengadaan di Sekolah Rakyat
-
Hujan Masih Guyur Jabodetabek di Tengah Kemarau, Begini Penjelasan BMKG