Suara.com - Khofifah Indar Parawansa akan bicara dengan partai pengusungnya di Pemilihan Daerah Jawa Timur untuk mendukung Joko Widodo di Pemilihan Presiden 2019 mendatang. Sebab calon gubernut Jatim itu menyatakan dukung Jokowi 2 periode.
Khofifah dan pasangannya, Emil Dardak, didukung oleh koalisi Partai Golkar, Partai NasDem, Partai Persatuan Pembangunan, Partai Hanura, dan Partai Demokrat. Dalam koalisi tersebut, ada Partai Demokrat, yang bukan pendukung Jokowi.
"Kita komunikasikan kembali," kata Khofifah disela-sela halal bihalal Muslimat NU di Gedung Konvensi Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta, Minggu.
Dalam berbagai kesempatan, Khofifah menyampaikan dukungannya kepada Jokowi pada Pilpres 2019.
"Saya sama Mas Emil dalam beberapa kesempatan kita sudah sampaikan kita berseiring dengan Jokowi," ujar Khofifah.
Sebelumnya Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto mengatakan calon gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa telah menyatakan kesiapannya mendukung Presiden Joko Widodo dalam Pilpres 2019.
"Bu Khofifah akan mendukung Pak Presiden untuk periode kedua," kata Airlangga kepada wartawan, di Jakarta, Jumat.
Airlangga didampingi beberapa petinggi Partai Golkar menggelar pertemuan tertutup dengan Khofifah Indar Parawansa di rumah calon Gubernur Jawa Timur itu di Jemursari, Surabaya.
Airlangga mengatakan dalam pertemuan yang berlangsung sekitar 30 menit itu, turut dibahas mengenai Pilpres 2019,yang salah satunya adalah kesiapan Khofifah mendukung Joko Widodo. (Antara)
Baca Juga: Zulkifli Hasan Buka Suara soal TGB Dukung Jokowi di Pilpres 2019
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
Mendagri Tegaskan Realisasi Program Perumahan Rakyat Akan Dorong Kemajuan Daerah
-
Hakim Siap Jemput Bola! Andrie Yunus Absen Sidang Demi Operasi Cangkok Kulit Akibat Air Keras
-
Misteri Hilangnya Pebisnis Berakhir Horor, Polisi Temukan Jasad dalam Perut Buaya Raksasa
-
Singapura Wacanakan Hukuman Cambuk untuk Siswa Pelaku Perundungan, Tuai Pro dan Kontra
-
KPK: ASN Cilacap Sampai Harus Ngutang demi Setor Uang Rp10 Juta ke Bupati Syamsul Auliya
-
Ekonomi Dunia Terancam 'Kiamat', Donald Trump Mulai Keder Hadapi Ketangguhan Iran di Selat Hormuz
-
Sidang Perdana Korupsi Bea Cukai: Bos Blueray Cargo John Field Hadapi Pembacaan Dakwaan
-
Mendagri: Program Tiga Juta Rumah Wujud Kepedulian Presiden kepada "Rakyat Kecil"
-
Mendagri: Program 3 Juta Rumah Percepat Akses Hunian Layak bagi Masyarakat Kurang Mampu
-
Polisi Buru Kiai Ashari! Tersangka Cabul Santri Ponpes Pati Bakal Dijemput Paksa Jika Mangkir