Suara.com - Ketua DPP PDI Perjuangan Hendrawan Supratikno mengatakan bahwa terdapat 20 nama masuk dalam calon wakil presiden Joko Widodo. Nama-nama tersebut tentunya akan melewati tiga tahap.
Hendrawan menjelaskan bahwa PDIP memiliki tiga tahap daftar cawapres. Adapun tiga tahap tersebut yakni daftar panjang, pendek, dan prioritas.
"PDIP ada daftar panjang, pendek, dan prioritas. Daftar panjang 15 sampai 20 nama, pendek 5 sampai 10, prioritas 3 sampai 5," jelas Hendrawan di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Selasa (10/7/2018).
Saat ini, tahap pengerucutan nama sudah sampai kepada tahap prioritas yakni Jokowi telah mengantongi 3 sampai 5 nama, adapun kemungkinan Jokowi telah menyimpan 1 nama yang akan diumumkan segera oleh Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.
Namun, ia enggan membeberkan siapa saja tokoh yang masuk ke dalam daftar prioritas PDIP. Ketika disinggung nama Mahfud MD, Hendrawan hanya menyampaikan bahwa semua informasi daftar nama hanya dimiliki oleh Megawati.
"Iya daftar prioritas, 3 sampai 5. Kalau yang sampai 10 itu namanya daftar pendek. Itu hanya Ketum yang tahu. Kita tahu daftar panjang ada Pak Mahfud MD," pungkasnya.
Tag
Berita Terkait
-
Teka - teki Cawapres Jokowi, Zulhas : Mahfud Bagus, TGB Bagus
-
Cak Imin Didepak dari Cawapres Jokowi, PKB : Isu Suara Burung
-
Polemik Setelah Dukung Jokowi, Malam - Malam TGB Curhat ke Luhut
-
Klaim Disukai Banyak Millenial, Demokrat Usung AHY jadi Cawapres
-
Usaha Dilirik Jokowi, Muhaimin Masih Sibuk Bangun Posko JOIN
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
-
Anak-anak Kena ISPA hingga Pneumonia, Warga Terdampak RDF Rorotan Siapkan Gugatan Class Action
-
Kriminolog Soroti Penangkapan 8 Teroris Poso: Sel Radikal Masih Aktif Beregenerasi
-
Endus Bau Amis Korupsi RDF Rorotan, Massa Geruduk Gedung DPRD DKI: Pansus Jangan Mati Suri!