Suara.com - Police line atau garis polisi terlihat telah dipasang aparat polisi pasca insiden ledakan di ruko Grand Wijaya Centre, Jalan Wijaya II, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (12/7/2018) subuh.
Puluhan personel polisi bersenjata lengkap juga nampak berjaga-jaga di luar area kantor konsultan hukum yang menjadi lokasi ledan tabung gas berukuran 12 kilogram. Penjagaan itu dilakukan agar lokasi asal ledakan tabung gas bisa steril dari pengunjung atau karyawan yang bekerja di sekitar kawasan ruko di Grand Wijaya Centre.
Jarak police line yang dipasang itu juga berjarak sekitar 20 meter dari titik lokasi ledakan. Menurut pantuan Suara.com, serpihan kaca dan barang material lainnya berserakan akibat ledakan tabung gas di kantor konsultan hukum tersebut.
Polisi juga masih melakukan olah TKP di kantor konsultan hukum yang menjadi memiliki tiga lantai itu.
Sebelumnya, Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Stevanus Tamuntuan menyampaikan ada dua orang mengalami iluka-luka akibat ledakan tabung gas.
"Dua orang luka ringan saat melintas di TKP,," kata Stevanus kepada Suara.com.
Menurutnya, luka-luka yang menimpa kedua korban berasal dari serpihan kaca.
"Kena serpihan kaca di jalan," katanya.
Baca Juga: Polisi Jaga Ketat Lokasi Ledakan Ruko Grand Wijaya Jaksel
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Rudal Iran yang Dipakai Serang Kapal Amerika Ternyata Bertuliskan Pesan Ini
-
Soroti Tragedi Dukono, Ahli Kebencanaan: Gunung Bukan Tempat Cari Konten, Zona Bahaya Itu Garis Maut
-
AS Terbangkan Pesawat Charter Jemput Belasan Penumpang Kapal Pesiar Hantavirus
-
Perang Masih Panas, Donald Trump Urus Hantavirus: Semua Aman, AS Punya Orang Hebat
-
Bocah Perempuan Tewas Ditembak, TNI Buru OPM Pimpinan Guspi Waker di Tembagapura
-
AS Siapkan Karantina Militer di Nebraska Antisipasi Penularan Hantavirus Mematikan dari Kapal Pesiar
-
Putin Isyaratkan Akhir Perang Ukraina, Rusia Buka Dialog Keamanan Eropa
-
Pakar Medis Belanda Menjamin Hantavirus Bukan Ancaman Pandemi Baru Seperti COVID-19
-
Update Kericuhan Lukas Enembe: 14 Orang Diperiksa, Polisi Data Puluhan Kendaraan yang Rusak
-
Momen Akrab Presiden Prabowo Dialog di Atas Perahu: Borong Keluhan Nelayan Gorontalo