Suara.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengimbau masyarakat untuk berhati-hati dalam penggunaan tabung gas. Menurut dia ledakan tabung gas bisa dihindari.
Hal ini menyusul ledakan tabung gas berukuran 12 kilogram di PT Provalindo Nusa Blok F, Nomor 36 B, Komplek Ruko Grand Wijaya Centre, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (12/7/2018) pagi.
"Kita mengimbau masyarakat untuk hati-hati. Karena diduga bahwa ledakan ini diakibatkan oleh tabung gas," ujar Sandiaga di Universitas Negeri Jakarta, Jakarta, Kamis (12/7/2018).
Kata Sandiaga ledakan tabung gas seharusnya tidak terjadi, jika masyarakat memperhatikan kondisi tabung gas dalam keadaan aman.
"Biasanya ini tentunya bisa diatasi kalau kita lebih memperhatikan peliharaan dan memastikan bahwa kita copot. Jangan sampai ada yang berpotensi untuk menimbulkan ancaman kecelakaan," kata dia.
Lebih lanjut, Sandiaga menyampaikan pesan menjelang perhelatan ajang internasional Asian Games, Jakarta aman dan kondusif.
"Memasuki Asian Games ini, kita harus memberikan pesan tegas bahwa Jakarta aman dan kondusif untuk menyambut Asian Games," tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- Baru! Viva Moisturizer Gel Hadir dengan Tekstur Ringan dan Harga Rp30 Ribuan
- 6 Tablet Murah dengan Kamera Jernih, Ideal untuk Rapat dan Kelas Online
Pilihan
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
-
Kabar Duka: Mantan Pemain Timnas Indonesia Elly Idris Meninggal Dunia
-
Cibinong Mencekam! Angin Kencang Hantam Stadion Pakansari Hingga Atap Rusak Parah
-
Detik-Detik Mengerikan! Pengunjung Nekat Bakar Toko Emas di Makassar
-
Lika-liku Reaktivasi PBI JK di Jogja, Antre dari Pagi hingga Tutup Lapak Jualan demi Obat Stroke
Terkini
-
Aktifitas Sentul City Disetop Pascabanjir, Pemkab Bogor Selidiki Izin dan Drainase
-
Anggota MRP Tolak PSN di Merauke: Dinilai Ancam Ruang Hidup dan Hak Masyarakat Adat
-
Kemensos dan BPS Lakukan Groundcheck 11 Juta PBI-JKN yang Dinonaktifkan, Target Tuntas Dua Bulan
-
Bupati Buol Akui Terima Rp 160 Juta dan Tiket Konser BLACKPINK, KPK Siap Usut Tuntas!
-
KPK Dalami Hubungan Jabatan Mulyono di 12 Perusahaan dengan Kasus Restitusi Pajak
-
Saksi Ahli Berbalik Arah! Mohamad Sobary Dukung Roy Suryo Cs dalam Kasus Ijazah Palsu Jokowi
-
Gus Yaqut Praperadilan: Ini Tiga Alasan di Balik Gugatan Status Tersangka Korupsi Kuota Haji
-
Kampung Nelayan Merah Putih Diubah Jadi 'Mesin Ekonomi' Baru, Ini Rencananya
-
Jadi Saksi Ahli Dokter Tifa Kasus Dugaan Ijazah Palsu Jokowi, Din Syamsuddin Diperiksa Selama 4 Jam
-
Israel Resmi Gabung BoP, Pakar UGM Sebut Indonesia Terjebak Diplomasi 'Coba-Coba' Berisiko Tinggi