Suara.com - Presiden Joko Widodo hari ini diagendakan melakukan pengujian langsung terhadap Light Rail Transit (LRT) di Palembang, Sumatera Selatan, Jumat (13/7/2018).
Peninjauan LRT ini untuk melihat sejauh mana kesiapan jalur serta trainset yang sebelumnya terus dilakukan uji coba sepanjang Depo Jakabaring hingga OPI tersebut.
Jokowi dijadwalkan tiba di Palembang bersama ibu negara Iriana Joko Widodo beserta sejumlah menteri pada pukul 09.00 WIB di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang.
Selain melakukan pemeriksaan terkait progres kekinian transportasi penunjang Asian Games tersebut, Jokowi juga melakukan penyerahan sertifikat tanah untuk rakyat serta melakukan tinjauan ke lokasi padatkarya di Desa Pangkalan Gelebak Kecamatan Rambutan Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan.
Agar pengamanan maksimal saat kedatangan orang nomor satu di Indonesia tersebut, Korem 044/Gapo memastikan jika agenda Jokowi di Palembang dapat terlaksana dengan baik.
Danrem 044/Gapo Kolonel Iman Budiman, selaku Dansatgas Pamwil (Pengamanan Wilayah) menegaskan, setidaknya 2030 personil TNI, Polri dan unsur pemerintah turun melakukan pengamanan.
"Berdayakan seluruh kemampuan yang ada dengan profesional dan proporsional sesuai tugas dan fungsi," kata Danrem melalui Kapenren Mayor Inf Aris Barunawan. [Andhiko Tungga Alam]
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
-
Anak-anak Kena ISPA hingga Pneumonia, Warga Terdampak RDF Rorotan Siapkan Gugatan Class Action