Suara.com - Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri menggerebek dan menangkap pedangang bakso berinisial M (40) di rumahnya di RT 8 Dusun Mrisi, Desa Tirtoniromolo, Kecamatan Kasihan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Rabu (11/7/2018).
Berdasarkan keterangan ketua RT setempat, M merupakan anggota Front Pembela Islam (FPI). Namun, hal itu dibantah Juru bicara Persaudaraan Alumni 212 yang juga anggota FPI Novel Bamukmin.
Menurut Novel, pihaknya akan melakukan pengecekan anggota terlebih dahulu, untuk memastikan apakah M merupakan anggota FPI atau bukan.
"Wah harus kami cek dulu kebenaran berita itu, karena biasanya ada saja yang mengaku-ngaku anggota FPI," ujar Novel kepada Suara.com, Jumat (13/7/2018).
Novel mengatakan, FPI merupakan organisasi yang sangat mengecam keras segala bentuk tindak terorisme.
Dirinya menjelaskan, ada banyak cara untuk menggemboskan FPI dengan cara tersebut mengingat saat ini adalah tahun politik.
"Apalagi di tahun-tahun politik ini untuk menggembosi oposisi dengan menghalalkan segala cara," jelasnya.
Novel balik menyebut banyak fitnah bersarang di FPI, lantaran banyak wacana yang mengidentikkan teroris dengan organisasi islam.
"Iya memang serangan fitnah itu biasa kami dapatkan, karena yang teroris itu selalu diidentikkan dengan pejuang Islam," tandas Novel.
Baca Juga: BJ Habibie, Ananda Sukarlan dan Sebuah Simfoni Tentang Perempuan
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- Sunscreen Apa yang Bikin Glowing? Ini 7 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
Pilihan
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
-
Prabowo: Hukum Tak Boleh Dipakai untuk Balas Dendam Politik
Terkini
-
Ada Pihak Bantu Bupati Kuansing Saat OTT, KPK Sempat Kehilangan Jejak
-
Wamensos Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen Kulon Progo, Progres Capai 91 Persen
-
Polri Diminta Kuasai KUHP-KUHAP Baru, Kepastian Hukum Jadi Taruhan
-
Korban Ledakan Kapal Aceh Hebat 2 Bertambah, 3 Taruna Meninggal Dunia
-
Diduga Didiskriminasi Sekolah, Pendidikan Siswa Disabilitas Psikososial Ini Terancam
-
Terdakwa TPPU Sebut Ada Permintaan Dana Pilpres Rp21,5 M, Nama Eks Pangdam Terseret
-
Label A-D Dinilai Membingungkan, BPOM Diminta Revisi Peraturan Nilai Gizi
-
Keras Koalisi Sipil di Hari Bhayangkara: Polisi Alat Rakyat, Bukan Partai Cokelat!
-
Parkir Ditutup Tenda Didirikan, PN Jaktim Antisipasi Massa Pendukung Sidang Perdana dr Tifa
-
Dari Pajero ke Land Cruiser, Bupati Kuansing Disebut 'Main' Jual Beli Jabatan Sejak 2021