Suara.com - Dewan Penasehat Fraksi PDI Perjuangan DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi menilai sah-sah saja terkait pergantian lima Wali Kota dan Bupati di lingkungan DKI Jakarta oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.
Namun kata Prasetio, pecopotan Wali Kota dan Bupati harus diberikan tempat. Tidak hanya sekedar mencopot jabatan.
"Sebetulnya orang yang dicopot itu diberikan tempat di mana dulu baru diganti. Namanya rotasi sih objektif saja ya," ujar Prasetio di Fraksi PDI Perjuangan, gedung DPRD DKI Jakarta, Senin (16/7/2018).
Tak hanya itu, Ketua DPRD Provinsi DKI Jakarta itu juga menilai wajar dengan perombakan tersebut. Namun perombakan tersebut harus mengacu pada aturan Aparatur Sipil Negara.
"Siapa pun pemimpinnya kan ingin programnya jalan tapi aturan terhadap ASN (Aparatur Sipil Negara) ini harus dituruti juga. Nah ini juga sedikit ditabrak," kata dia.
Lebih lanjut, Prasetio mengatakan usai dicopot Anies, lima Wali Kota tersebut dipanggil Kementerian Dalam Negeri.
"Ternyata wali kota yang dicopot itu dipanggil oleh kementerian," tandasnya..
Sebelumnya, Anies melakukan perombakan di lima wali kota administratif dan Bupati Kepulauan Seribu. Anies pun melantik lima wali kota administrasi dan Bupati Kabupaten Kepualauan Seribu.
Kelima wali kota itu ialah Bayu Meghantara, Jakarta Pusat; Rustam Effendi, Jakarta Barat; M Anwar, Jakarta Timur; Marullah Matali, Jakarta Selatan; dan, Syamsudin Lologau, Jakarta Utara. Sementara Bupati Kepulauan Seribu, Anies melantik Husein Murad.
Baca Juga: Anies Jadi Imam Salat Jenazah Petugas Damkar yang Tewas di Sunter
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 Pilihan Sepatu Running Lokal Rp100 Ribuan, Murah tapi Kualitas Bukan Kaleng-Kaleng
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Mencerahkan Wajah, Cukup 3 Langkah Praktis Murah Meriah!
Pilihan
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
Terkini
-
Titah Kaesang Pangarep di Papua Barat: Jangan Biarkan Pembangunan Infrastruktur Terhenti
-
Hormati Pertemuan PGI - HKBP dan Jusuf Kalla, GAMKI Ajak Publik Hindari Polarisasi
-
Dosen UI: Tantangan Literasi Bencana Ada pada Aksi, Bukan Sekadar Informasi
-
Geruduk Kementerian Diktisaintek, BEM SI Teriakan Tiga Dosa Perguruan Tinggi
-
Prabowo Panggil Mendiktisaintek, Kampus Diminta Jadi Mitra Pemda Atasi Masalah Daerah
-
Ribka Haluk: Keselarasan Kebijakan Pusat - Daerah Kunci Sukses PSN Pantura Jawa
-
Telisik Penyebab Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur, Polisi Periksa Dinas PU Hingga Sopir Green SM
-
Kapal Perang AS Terjang Iran di Selat Hormuz dengan Dalih "Project Freedom"
-
Polisi Ciduk Pelaku Penusukan Terhadap Ibu di Pondok Aren Tangsel, Motif Masih Dalam Penyelidikan
-
Ade Armando, Abu Janda, dan Grace Natalie Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Video Ceramah JK