Suara.com - Menteri Agama (Menag), Lukman Hakim Saifuddin meminta calon jamaah haji (CJH) benar-benar memahami pedoman berhaji. Ia menyarankan buku pedoman haji yang dibawa para jemaah benar-benar dipelajari agar saat menunaikan ibadah haji bisa khusyuk.
"Kalau pedoman sudah dipahami, saat menunaikan ibadah haji akan maksimal," kata Lukman dalam sambutannya saat pelepasan kloter pertama JCH dari Embarkasi Surabaya, Jawa Timur, Selasa (17/7/2018).
Selain itu, dalam menjalankan salah satu rukun Islam tersebut. Calon jemaah haji diharapkan fokus pada rukun dan wajib haji dengan baik.
"Membedakan hal yang sifatnya wajib dan sunnah. Di buku pedoman haji sudah ada semua," kata dia.
Di hadapan 450 jemaah haji, Lukman juga berpesan agar para jemaah menjaga kesehatan dengan mengikuti pola hidup sehat. Sebab, cuaca panas di Arab Saudi berbeda dengan di tanah air.
Embarkasi Surabaya tahun ini akan memberangkatkan sebanyak 37.055 CJH asal Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara Timur. Rinciannya, 35.270 CJH dari Jatim, 700 dari Bali dan 670 dari Nusa Tenggara Timur, dengan total petugas kloter berjumlah 415 orang.(Achmad Ali)
Caption: Menteri Agama (Menag), Lukman Hakim Saifuddin, saat melepas jemaah haji Kloter pertama dari Embarkasi Surabaya.(Achmad Ali)
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan