Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menerangkan, kedatangan Presiden Federasi Mikronesia H. E. Peter M. Christian merupakan kunjungan pertama di Indonesia setelah Christian menjabat sebagai presiden.
Perjalanan dari Mikronesia ke Indonesia cukup jauh, yakni harus memakan waktu lebih dari tujuh jam penerbangan langsung. Meski jarak kedua negara jauh, Jokowi menyebut Indonesia dan Mikronesia memiliki banyak kesamaan.
"Kita sama-sama bangsa pasifik, kita sama-sama negara kepulauan, Mikronesia memiliki 600 pulau dan kita memiliki 17 ribu pulau," ujar Jokowi saat memberikan keterangan pers, di Istana Bogor, Jawa Barat, (18/7/2018).
Selain itu, Christian tidak asing dengan Indonesia. Sebab, Christian memiliki darah keturunan Indonesia, yaitu keturunan Maluku generasi ketiga di Mikronesia.
"Dalam kunjungan ke Indonesia ini beliau juga akan pulang kampung ke Ambon, hal ini merupakan bukti bahwa ikatan antara masyarakat kedua negara sudah ada sejak puluhan, bahkan ratusan tahun lalu," kata Jokowi.
Menurut dia, kunjungan Christian ke tanah air menjadi tonggak baru hubungan kedua negara. Sebuah hubungan yang saling menghormati dan menguntungkan.
"Saya sangat menghargai komitmen federasi Mikronesia untuk menghormati integritas negara kesatuan Republik Indonesia," katanya.
"Kita sepakat untuk memperkuat kerja sama untuk berbagai forum di pasifik selatan antara lain kerja sama ini pasifik island forum," Jokowi menambahkan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
50 Santriwati di Pati Diduga Jadi Korban Seksual, LPSK Siapkan Perlindungan
-
Hati-hati! Eks Intelijen BAIS Sebut RI Bisa Jadi 'Padang Kurusetra' Rebutan AS-China
-
Fantastis! Korupsi Chromebook Rugikan Negara Rp5,2 T, Jauh Melampaui Dakwaan Jaksa
-
Prabowo Minta UMKM Diprioritaskan, Cak Imin Usulkan Tambahan Anggaran Rp1 Triliun
-
Polisi Buka Peluang Tambah Tersangka Kasus Daycare Little Aresha
-
Nyawa Dijaga Malah Diajak Berantem: Curhat Eks Penjaga Rel Liar Hadapi Pemotor 'Batu' di Jalur Tikus
-
Wamen PANRB Tinjau MPP Kota Kupang untuk Perkuat Pelayanan Publik Terintegrasi
-
Tim Advokasi Bongkar Sisi Gelap Tragedi PRT Benhil: Penyekapan, Gaji Ditahan, hingga Manipulasi Usia
-
Dua Hakim Dissenting Opinion: Ibam Seharusnya Dibebaskan di Kasus Chromebook
-
MBG di Kalbar Serap 22 Ribu Tenaga Kerja, BGN: Ekonomi Masyarakat Bawah Bergerak Kencang