Suara.com - Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto menjenguk Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto, Jakarta Pusat, Rabu (18/7/2018).
Prabowo tiba di depan lobi Gedung Medical Check Up RSPAD pada pukul 18.40 WIB, dengan menggunakan mobil Lexus berwarna putih dan dikawal sejumlah ajudan.
Tiga puluh menit kemudian, Prabowo keluar dari gedung didampingi kedua putra SBY, yakni Agus Harimurti Yudhoyono dan Edhie Baskoro.
Awak media lantas mempertanyakan momen tersebut sebagai sinyalemen Ketua Umum Partai Gerindra itu akan meminang AHY sebagai bakal calon wakil presiden pendampingnya di Pilpres 2019.
Mendapat pertanyaan itu, Prabowo balik bertanya kepada wartawan.
"Menurut kamu bagaimana? Bukan saya yang menentukan, pemilih," kata Prabowo.
Saat itu, Prabowo dan AHY sama-sama mengenakan stelan jas berwarna seragam. Ketika ditanyakan kembali pendapatnya soal AHY, Prabowo hanya menyebut AHY sebagai sosok lelaki yang tampan.
"Potongannya bagaimana? Kalau dari sini ganteng, udah kan? Oke," ucapnya.
Prabowo menambahkan, Partai Gerindra dan Partai Demokrat baru akan membicarakan soal koalisi Pilpres 2019 setelah SBY sembuh.
Baca Juga: Ikut Pileg 2019, Imam Nahrawi: Pak Jokowi Harus Terpilih Lagi
Ia enggan membicarakan soal cawapres karena batas waktu pendaftaran Pilpres 2019 yang menurutnya masih sangat lama.
"Kami mau bicara, demokrasi kan berarti musyawarah komunikasi dan sebagainya. Masih lama kan tanggal berapa? 4 Agustus ya? Di politik Indonesia 5 hari itu lama," pungkas Prabowo seraya tertawa.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
Ironi Distribusi Air Jakarta: Apartemen Dimanjakan, Warga Kampung Pakai Pipa Usia Setengah Abad!
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Kritik Pelibatan TNI dalam Pembekalan LPDP, TB Hasanuddin: Perlu Dikaji, Tak Sesuai Tupoksi!
-
BPJS Kesehatan dan BPKP Perkuat Tata Kelola Jaga Keberlanjutan JKN
-
Letjen TNI Agus Widodo Dikabarkan Resmi Jabat Wakil Kepala BIN, Gantikan Komjen Imam Sugianto
-
Nyawa di Ujung Shift: Mengungkap Jam Kerja Tak Manusiawi Dokter Internship dan Regulasi Kemenkes
-
Sama dengan TNI, Prabowo Batasi Jabatan Anggota Polri di Luar Institusi
-
Komitmen ESG Meningkat, Mengapa Data Logistik Masih Jadi Tantangan di Lapangan?
-
KPK Ingatkan Tunjangan Hakim Ad Hoc Harus Beriringan dengan Perbaikan Sistem Peradilan
-
AI Diklaim Bisa Jadi Solusi Mitigasi Banjir Rob dan Krisis Air Bersih, Gimana Caranya?