Suara.com - Ada orang yang mengaku sebagai anggota Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AU) sebelum rumah Politisi Partai Keadilan Sejahtera, Mardani Ali Sera dilempar bom molotov, Kamis (19/7/2018). Rumah Mardani ada di Jalan KH. Ahmad Mardani, Pondok Gede, Kota Bekasi.
"Sebelum kejadian ada beberapa orang bertanya sama saya rumah Pak Ustad Mardani, katanya dari anggota TNI AU," kata Pengawas Satuan Pengamanan (Satpam) rumah Mardani, Iwan (38).
Mereka bertanya dengan alasan untuk mengantarkan surat undangan. Namun, setelah di beritahu kata Iwan, orang misterius itu tidak beranjak ke rumah Mardani.
"Padahal tidak bawa undangan apa-apa, bawa tangan kosong, naik motor, berawak besar tinggi memang menyerupai TNI. Tapi tidak kerumah Pak Ustad," ujar dia.
Seorang Satpam, Jhoni, menambahkan, jika pelempar bom molotov ke kediaman Mardani mengendarai sepeda motor.
"Parkir dari belakang dia langsung ke kebun, naik motor vario warna merah tanpa plat nomor, pakai jaket warna hitam, pakai helm," tambahnya. (Yakub)
Berita Terkait
-
Dilempar Bom Molotov, Mardani Ali Sera Akan Diperiksa Polisi
-
Polisi Identifikasi Pelempar Bom Molotov ke Rumah Mardani
-
Kronologis Pelemparan Bom Molotov ke Rumah Mardani Ali Sera
-
Ada Dua Bom Molotov Dilempar ke Rumah Mardani, Satu Bom Meledak
-
Rumah Mardani Dilempar Bom Molotov, Sandiaga Ikut Cek Ke Polisi
Terpopuler
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- Baru! Viva Moisturizer Gel Hadir dengan Tekstur Ringan dan Harga Rp30 Ribuan
- 6 Tablet Murah dengan Kamera Jernih, Ideal untuk Rapat dan Kelas Online
Pilihan
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
-
Kabar Duka: Mantan Pemain Timnas Indonesia Elly Idris Meninggal Dunia
-
Cibinong Mencekam! Angin Kencang Hantam Stadion Pakansari Hingga Atap Rusak Parah
-
Detik-Detik Mengerikan! Pengunjung Nekat Bakar Toko Emas di Makassar
-
Lika-liku Reaktivasi PBI JK di Jogja, Antre dari Pagi hingga Tutup Lapak Jualan demi Obat Stroke
Terkini
-
Mudik Gratis Pemprov DKI 2026 Segera Dibuka, Simak Syarat Daftar dan Jadwalnya
-
Polri Kebut 1.179 Dapur MBG, 2,9 Juta Warga Disasar hingga Pelosok Wilayah 3T
-
BPK Periksa Gus Yaqut, KPK Tegaskan Sudah Ada Koordinasi
-
Polri Jadi Bulan-bulanan, Prabowo: Itu Risiko, Dulu Jenderal TNI Dimaki-Dituduh Melanggar HAM
-
Indonesia Kejar Ciptakan Jutaan Green Jobs, Sudah Siapkah Talenta Kita?
-
Syarat Ikut Mudik Gratis Lebaran 2026, Catat Dokumen dan Cara Daftarnya
-
Digerebek di Kamar Hotel Dumai, WNA Malaysia Bawa 99.600 Butir Happy Five Senilai Rp39,8 Miliar!
-
Prabowo: MBG Mungkin Tidak Penting untuk Orang Cukup Berada Tapi Mayoritas Rakyat Perlu
-
Israel Gabung BoP Trump, Golkar: Kesempatan Indonesia Bisiki Netanyahu Soal Kemerdekaan Palestina
-
KPK Bantah Ada Penyidik Bernama Bayu Sigit yang Minta Rp10 Miliar untuk Tutup Kasus RPTKA