Suara.com - Terduga teroris pemilik warung makan di Jalan Perumnas, Dusun Ngropoh, Desa Condongcatur (Concat), Depok Yogyakarta yang ditangkap pada Rabu (18/7/2018) yakni Ismail ternyata seorang mantan atlet judo berprestasi yang pernah meraih medali emas dalam Pekan Olahraga Nasional (PON).
Melansir laman Harianjogja.com (jaringan Suara.com) Ketua Pengurus Daerah Judo DIY, Pradipto, mengungkapkan Ismail sempat pamit kepada dirinya untuk sedikit mengurangi aktivitasnya di dunia Judo.
"Pamit mau konsentrasi bangun usaha, dapat uang Rp 100 juta bonus menang PON, dia buka warung makan," kata Pradipto, Kamis (19/7/2018).
Pradipto mengungkapkan, Ismail menyumbang emas untuk DIY dalam Pekan Olahraga Nasional (PON) 2008 di Kalimantan Timur.
"Itu medali emas pertama bagi cabor judo DIY, belum pernah ada yang meraihnya," terangnya.
Saat Ismail meraih emas PON 2008, Pradipto menjabat sebagai Ketua Pengurus Daerah Judo DIY. Pradipto menjadi ketua periode 2008-2012 dan terpilih lagi di periode 2017-2021. Dalam PON sebelumnya, yakni pada 2004, Ismail juga masuk kontingen Judo DIY.
Waktu itu Ismail menyabet medali perak. Pradipto mengaku Ismail awalnya adalah atlet Jawa Barat. Kemudian pada 2004 pindah ke DIY.
Tak hanya meraih medali di ajang PON, Pradipto juga mengungkapkan Ismail atlet pemegang sabuk hitam Dan II Judo.
Saat PON 2012, Pradipto mendapat kabar Ismail sempat mendampingi tim PON Judo sebagai pelatih tetapi hanya sebentar. Pradipto terakhir bertemu dengan Ismail pada 2011.
Baca Juga: Polisi Cari Sidik Jari Pelempar Bom Molotov Elit PKS
Pradipto pun mengaku kaget saat mendapat kabar Ismail diciduk tim Densus 88 Rabu (18/7/2018) sore kemarin.
Artikel ini sebelumnya sudah terbit di laman Harianjogja.com dengan judul "Terduga Teroris Condongcatur Pernah Raih Medali Emas PON Cabor Judo"
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan