Suara.com - Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono menginginkan adanya koalisi yang kokoh dengan Partai Amanat Nasional untuk mengikuti Pilpres 2019, meski kedua partai itu belum bersepakat beraliansi.
"Saya ingin koalisi yang kokoh dan efektif, agar mampu menghadapi guncangan dan tantangan. Itu terwujud apabila dilandasi niat baik untuk betul-betul berkoalisi bersama,"kata SBY seusai bertemu Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan di kediamannya Jalan Mega Kuningan Timur VII, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (25/7/2018).
SBY mengatakan, menginginkan adanya kesetaraan dalam membangun koalisi. Hal tersebut yang akan membuat rasa saling percaya antara Partai Demokrat dengan PAN maupun partai koalisi lainnya.
Mengenai pertemuannya dengan Zulkifli Hasan, SBY menegaskan masih dalam penjajakan untuk berkoalisi mengusung calon presiden dan calon wakil presiden yang berlaga pada Pilpres 2019.
"Saya juga tidak tahu apakah Pak Zul nanti bersama dengan Demokrat dalam satu koalisi atau berbeda. Tapi rasanya kami cocok selama ini dan ditakdirkan bersama-sama nanti," tandas SBY.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- Harga Beda Tipis: Mending Yamaha Gear Ultima, FreeGo atau X-Ride untuk Rumah Tangga?
Pilihan
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
Terkini
-
Kesaksian Warga soal Pengeroyokan Penjaga Warung di Kemayoran: Saya Anggota, Jangan Ikut Campur!
-
Pakar UMY Desak Batas Peradilan Militer Dipertegas: Jangan Jadi Pengecualian Hukum
-
BPS: Angka Pengangguran di Jakarta Capai 334 Ribu
-
Dipolisikan 40 Ormas Islam, Ade Armando Tantang Balik: Tunjukkan Bukti di Video Mana
-
Polda Kalsel Minta Maaf, AKBP Viral Merokok Sambil Nyetir Langsung Diperiksa Propam!
-
Melayani Sepenuh Hati, Pegadaian Raih Penghargaan Top CX Brand Award 2026
-
DJKI Hadirkan Layanan KI di MPP Jakarta, Permudah Akses dan Pendampingan Masyarakat
-
Terungkap Alasan Ade Armando Cabut dari PSI: Jangan Serang Partai Gara-gara Saya
-
Tambahan TKD Rp10,6 Triliun Tuntas Disalurkan, Pemulihan Pasca Bencana Melaju Pesat
-
Ledakan Tambang Batu Bara Kolombia Tewaskan 9 Pekerja Akibat Akumulasi Gas Metana Mematikan