Suara.com - Ombudsman Perwakilan Sumatera Selatan menyoroti masih minimnya fasilitas publik bagi penyandang disabilitas atau difabel di venue olahraga Jakabaring Sport City (JSC) Palembang, Sumatera Selatan.
Kepala Ombudsman Perwakilan Sumsel M Adrian Agustiansyah mengatakan, fasilitas publik yang ada saat ini seperti di venue olahraga, transportasi massal dan fasilitas lainnya masih belum mencukupi untuk dikatakan ramah bagi penyandang disabilitas.
Ombudsman melakukan penilaian lewat sejumlah indikator mulai dari keamanan, fasilitas publik yang menyangkut keamanan pengunjung, saat ini masih sangat rendah.
"Belum lagi tidak adanya rambu kebakaran," ujarnya di Kantor Ombudsman Palembang, Sumsel, Kamis (26/7/2018)
Menurutnya, penyampaian hasil monitoring hasil kesiapan Asian Games ini melalui hasil observasi terlebih dahulu oleh tim Ombudsman Sumsel.
"Fasilitas difabel memang saat ini kurang, mereka juga mengakui itu. Fasilitas yang dibutuhkan bagi kaum difabel yakni kursi roda, WC khusus difabel, jalan untuk difabel, sedangkan untuk ruangan ibu menyusui saat ini sudah tersedia meskipun perlu ditambah," katanya.
Sembari menunggu hasil kelengkapan, ombudsman tetap memantau pengerjaan. Sementara, dari hasil survei pada tingkat kepuasan masyarakat terhadap venue olahraga di Palembang dan Jakarta menunjukan hasil yang cukup signifikan. Kepuasan publik terhadap fasilitas publik mencapai 70 persen. Sedangkan di Palembang saat ini baru 60 persen.
Selain itu, Sekretaris Perusahaan PT Jakabaring Sport City, Mirza Zulkarnain yang ditemui di tempat yang sama mengaku, saat ini pihaknya tengah mengebut pengerjaan. Dirinya memastikan pada tanggal 1 Mei semua fasilitas publik yang kurang dapat selesai dikerjakan.
"Jadi masukan yang diberikan ombudsman sangat berharga. Kami juga mengerjakan proyek bergantung pada standartnya, seluruh sudah diantisipasi, yang belum ada coba dilengkapi. Seperti penambahan ruangan, dan tempat khusus difabel. Kita targetkan awal Agustus rampung. [Andhiko Tungga Alam]
Baca Juga: KPK: Kesaksian di Sidang Kasus BLBI Semakin Perkuat Dakwaan Jaksa
Berita Terkait
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah
-
Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis
-
Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan
-
4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!
-
Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran
-
Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris
-
Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah
-
Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya
-
Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?
-
Sempat Ribut dengan Trump, Presiden Kolombia Dituduh AS Terima Dana dari Kartel Narkoba