Suara.com - Kapolres Bandara Soetta Kombes Viktor Togi Tambunan menjelaskan detik-detik saat eks Wadir Narkoba Polda Kalimantan Barat AKBP Hartono ditangkap terkait kasus kepemilikan narkoba jenis sabu.
Menurutnya, penangkapan itu terjadi saat petugas Aviation Security (Avsec) memeriksa barang bawaan Hartono di terminal 1 Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten pada Sabtu (27/7/2018).
"Itu lagi proses masuk terminal, ditemukan Avsec lalu ditangani Paminal Mabes Polri," kata Viktor di Polda Metro Jaya, Senin (30/7/2018).
Terkait sabu-sabu seberat 3 gram yang ditemukan, otoritas Bandara Soetta pun langsung melaporkan ke polisi.
"Kita (penemuan sabu-sabu AKBP Hartono) tahunya dari Avsec," katanya.
Saat ditangkap, kata Viktor, Hartono hanya seorang diri. Dikabarkan Hartono hendak pergi dari Jakarta menuju ke Pontianak, Kalbar.
"Tidak, sendiri dia sendiri," katanya.
Dalam kasus kepemilikan narkoba tersebut, Kapolri Jenderal Tito Karnavian telah mencopot jabatan Hartano sebagai Wadir Narkoba Polda Kalbar. Kini, Hartono masih diperiksa secara intensif di Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri terkait kasus kepemilikan sabu-sabu tersebut.
Berita Terkait
-
Bawa Sabu, Eks Wadir Narkoba Polda Kalbar Bakal Dipecat
-
Tertangkap Bawa Sabu, Wadir Narkoba Polda Kalbar Masuk Sindikat?
-
Hari Ini, Mabes Polri Masih Periksa Wadir Narkoba Polda Kalbar
-
Bawa Sabu di Bandara Soetta, Wadir Narkoba Polda Kalbar Dicopot
-
Bawa Sabu, AKBP HR Ditangkap di Bandara Soekarno - Hatta
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat