Suara.com - Mabes Polri langsung mencopot Ajun Komisaris Besar Hartono dari jabatan Wakil Direktur Reserse Narkoba Polda Kalimantan Barat, setelah tertangkap membawa sabu di Bandara Soekarno - Hatta, Tangerang, Banten, Minggu (29/7/2018).
Pencopotan AKBP Hartono tersebut tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Jenderal Tito Karnavian kepada Kapolda Kalbar, bernomor ST/1855/VII/KEP./2018.
AKBP Hartono dicopot dan dimutasi sebagai perwira menengah di Pelayanan Markas Polri, untuk memudahkan pemeriksaan atas kasusnya.
Sebelumnya diberitakan, AKBP Hartono ditangkap petugas Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, karena kedapatan membawa narkotika jenis sabu, Minggu (29/7/2018).
“Betul adanya penanganan tersebut. Diamankan di terminal 1A kedatangan bandara,” kata Branch Communication Manager Bandara Soetta Haerul Anwar membenarkan.
Terpisah, Kapolres Bandara Soetta Komisaris Besar Victor Togi Tambunan, belum bisa memberikan penjelasan lebih jauh terkait kronologi penangkapan oknum polisi tersebut.
“Benar, ada oknum polisi membawa narkotika jenis sabu. Untuk kronologi nanti kami sampaikan. Saat ini sedang dilakukan pemeriksaan oleh Paminal Mabes Polri,” terang Victor.
Berita Terkait
-
Bawa Sabu, AKBP HR Ditangkap di Bandara Soekarno - Hatta
-
Tiga WNI Terduga Teroris di Malaysia Belum Bisa Dideportasi
-
Pendaftaran Capres Belum Buka, Prabowo Sudah Bikin SKCK
-
Digeledah, Puluhan Paket Sabu dan Ganja Ditemukan di LP Pariaman
-
Polri Sodorkan Dua Cara Pemulangan WNI Anggota ISIS di Malaysia
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat