Suara.com - Toilet yang dilengkapi dengan pendingin ruangan di Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Kalijodo, Jakarta Utara, tampak tak terawat. Fasilitas penunjang kenyamanan pengunjung itu tercium bau dan terlihat kotor.
Pantauan Suara.com saat berkujung pada Selasa (31/7/2018) tampak pendingin ruangan yang berada di dalam toilet tak berfungsi dengan baik.
Selain itu, lantai ruangan yang dilengkapi dengan toilet bagi penyandang disabilitas itu terlihat kotor dan tak tersedia pengharum ruangan.
Seperti diketahui, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta membangun RPTRA Kalijodo dengan beragam fasilitas. Selain arena skatepark dan BMX, juga terdapat fasilitas publik penunjang kegiatan pengunjung di area tersebut seperti mushala, toilet ber-AC hingga wifi.
Kendati demikian, setelah lebih dari satu tahun semenjak diresmikan oleh matan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) pada 22 Februari 2017 lalu, beragam fasilitas dan arena bermain yang ada tidak lagi terjaga dengan baik.
Area RPTRA ditumbuhi rumput ilalang disekitaran taman yang mulai mengering dan gersang, lintasan sepeda BMX pun retak dan terdapat sejumlah lubang di arena skatepark.
Salah satu pengunjung asal Jatinegara, Jakarta Timur, Boni Saputra (28) bahkan menilai, setelah ketiga kalinya dia berkunjung ke RPTRA Kalijodo, kali ini tampak lebih terlihat sepi dan terkesan tak terurus.
"Pas pertama sama kedua kali saya kesini lebih ramai. Kayanya juga kelihatan lebih nggak ke urus, lihat saja tuh sampahnya," tuturnya saat ditemui di RPTRA Kalijodo, Jakarta Utara, Selasa (31/7/2018). (Muhamad Yasir)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- Harga Beda Tipis: Mending Yamaha Gear Ultima, FreeGo atau X-Ride untuk Rumah Tangga?
Pilihan
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
Terkini
-
Krisis Pengawas, DIY Hanya Miliki 24 Penilik untuk Ribuan PAUD Non-Formal
-
50 Santriwati Dicabuli, Komnas HAM Desak Polisi Jerat Kiai di Pati Pakai UU TPKS
-
Kader PSI Bro Ron Jadi Korban Pemukulan, Ahmad Ali: Siapapun Pelakunya Harus Bertanggung Jawab
-
Respons Kapolri Soal Reformasi Polri, Siap Tindak Lanjuti Rekomendasi di Depan Prabowo
-
Misteri Isi 10 Buku Reformasi Polri, Prabowo Setuju Kompolnas Diperkuat dan Jabatan Dibatasi
-
Hapus Jejak Masa Lalu! Ketua Komisi XIII DPR Setuju Hak untuk Dilupakan Masuk RUU HAM
-
Periksa Plt Bupati Cilacap, KPK Telusuri Pemerasan pada Periode Sebelumnya
-
Tak Ada Kementerian Keamanan, Polri Tetap di Bawah Presiden
-
33 Tahun Tanpa Keadilan, Kasus Marsinah Disebut Jadi Alarm Bahaya Kebangkitan Militerisme
-
KPK Periksa Eks Staf Ahli Menhub Terkait Dugaan Suap Proyek Jalur Kereta